Friday, December 18, 2015

Petuah Bijak Umar bin Khattab

         

         "Duduklah dengan orang-orang yag bertaubat,sesungguhnya mereka menjadikan segala sesuatu lebih berfaedah."(Tahdzib Hilyatul Auliya I/71)

          "Kalau sekiranya kesabaran dan syukur itu dua kendaraan,aku tak tahu mana yang harus aku kendarai."(al-Bayan wa at-Tabyin III/126)

          "Sesungguhnya kita adalah kaum yang dimuliakan oleh Allah dengan Islam,maka kita janganlah mencari kemuliaan selainnya."(Ihya' Ulumuddin 4/203)

          "Hendaklah kalian menghisab diri kalian pada hari ini,karena hal itu akan meringankanmu di hari Perhitungan."(Shifatush Shafwah,I/286)

          "Raihlah ilmu,dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar."(Umar bin Khattab)

          "Orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukan kesalahanku."(Umar bin Khattab)

          "Aku mengamati semua sahabat,dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah.Saya memikirkan tentang semua pakaian,tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa.Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik,namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasehat baik.Aku mencari segala bentuk rezeki,tapitidak menemukan rezeki yang lebih baik daripada sabar."(Umar bin Khattab)

          "Barangsiapa taut kepada Allah,niscaya tidak dapat dilihat kemarahannya.Dan barangsiapa takut kepada Allah,tidak sia-sia apa yang dia kehendaki."(Umar bin Khattab)

          "Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya.Orang yag suka menghina orang lain,dia juga akan dihina.Orang yang mencitai akhirat,dunia pasti meyertainya."(Umar bin Khattab)

          "Barngsiapa menjaga kehormatan orang lain,pasti kehormatan dirinya akan terjaga."(Umar bin Khattab)

          "Manusia yang berakal ialah manusia yang suka menerima dan meminta nasehat."(Umar bin Khattab)

          "Barangsiapa yang jernih hatinya,akan diperbaiki pula oleh Allah yang nyata pada wajahnya."(Umar bin Khattab)

          "Barangsiapa menempatkan dirinya di tempat yang dapat menimbulkan persangkaan,maka janganlah menyesal jika orang menyangka buruk dirinya."(Umar bin Khattab)

          "Kebajikan yang ringan adalah menunjukan muka berseri-seri dan mengucapkan kata-kata lemah lembut."(Umar bin Khattab)

           "Didiklah anak-anakmu itu berlainan dengan keadaan kamu sekarang,karena mereka telah dijadikan Allah untuk zaman yang bukan zaman engkau."(Umar bin Khattab)

         


(Sumber : Masuk Islam Karena Al-Quran,Penulis : Abu Muhammad al-Isfari,Penerbit : al-Qudwah publishing)

Friday, August 14, 2015

Refleksikan Peranan Kita dalam Kedewasaan Bangsa Indonesia

                                                                        
          17 Agustus 1945 adalah hari kemerdekaan negara tercinta kita.Sebentar lagi hari yang bersejarah itu akan terulang lagi,dan akan banyak cara bagi kita untuk memperingatinya.Apapun yang kita lakukan untuk memperingati hari kemerdekaan ini,pasti tidak lepas karena kecintaan kita dengan bangsa ini.Tapi entah mengapa,perasaan nasionalis itu hanya berlangsung sebentar saja di hati kita.Mungkin karena seringnya kita temui hiasan bendera merah putih di sepanjang jalan,perasaan kita jadi mendadak nasionalis.Atau mungkin karena kebanyakan acara di televisi kita yang bertemakan nasionalisme,sehingga semangat kita pun ikut terkobar juga untuk memiliki nilai kebermanfaatan yang lebih bagi bangsa ini.Lalu bagaimana kalau bendera itu dicopot dan acara di televisi tentang kemerdekaan itu tidak disiarkan lagi?.Apakah kita akan berhenti mencintai bangsa ini?.Apakah kita akan kembali menjadi orang yang seharusnya tidak hidup di negara ini?.
          Coba kita renungkan bersama.Apakah perilaku kita selama ini menunjukan bahwa kita adalah Warga Negara Indonesia yang baik?.Apakah kita pantas merayakan hari kemerdekaan bangsa ini,padahal sehari-harinya kita hanya menambah beban bangsa ini?.Kita mungkin hanya bisa menyalahkan pemimpin-pemimpin bangsa ini yang juga sering melakukan perbuatan yang merugikan bagi bangsa ini.Tapi kita lupa bahwa kita masih belum bisa berbuat apa-apa untuk bangsa ini.Mungkin juga kita sering mempertanyakan kinerja petinggi bangsa ini yang belum bisa memberikan perubahan yang baik untuk bangsa ini.Tapi kita lupa bahwa kita masih enggan menuntut ilmu untuk memperbaiki bangsa ini.Maka dari itu,lawanlah lupa itu.
          Tidak ada yang bisa disalahkan dalam masalah ini.Jika kita hanya bisa menyalahkan dan menjatuhkan,kita tidak akan bisa melihat potensi bangsa ini dengan mata terbuka.Tanpa adanya sikap terbuka dan mau menerima setiap potensi yang ada di bangsa ini,kita tidak akan bisa menjadi bangsa yang maju dan menjadikan setiap kekurangan kita sebagai suatu keindahan.
          Negara ini tidak didirikan dengan rasa egois dan saling menyalahkan.Tetapi negara ini didirikan dengan semangat persatuan dan mau menerima perbedaan.Perbedaan yang dulu menjadi kelemahan kita untuk mudah di adu domba oleh para penjajah,justru saat kita telah sadar akan semangat persatuan,perbedaan ini bisa menjadi kekuatan kita untuk membangun bangsa ini dengan kelingking kita sendiri.Ribuan suku di Indonesia yang berbeda-beda,juga turut membedakan setiap potensi di setiap daerahnya.Jika semua potensi dari daerah yang berbeda-beda itu bisa kita persatukan,pastilah saat ini kita sudah menjadi bangsa yang sangat maju.Seluruh kebutuhan sandang,pangan,papan,kesehatan,pendidikan dan hal lainnya pastilah bisa kita penuhi sendiri dengan segala kekurangan dan kelebihan yang kita punya.Sangat mudah untuk membuat orang menjadi ahli di bidang sesuatu,tapi yang sulit adalah membentuk setiap karakter di bangsa ini agar menjadi karakter-karakter yang baik dan punya niat yang besar untuk memiliki nilai kebermanfaatan yang tinggi untuk bangsa ini.Karena negara-negara yang saat ini sudah maju,bukan hanya didirikan oleh otak-otang yang cerdas,tapi juga didirikan oleh karakter-karakter yang baik dan mau menyatukan segala perbedaan.
          Mungkin sudah banyak juga yang menyadari kelemahan kita saat ini adalah persatuan kita yang dulu pernah dibangga-banggakan,kini hanya menjadi sebuah dongeng di setiap buku pelajaran kita.Kita masih terlalu sibuk mencari kebahagian masing-masing,tanpa berpikir bahwa kita adalah satu negara yang seharusnya saat ada saudara kita yang sakit dan ditimpa bencana,kita turut merasakan sakitnya juga.Bukan hanya sekedar merasakan,tapi kita mau menunjukan rasa sakit itu dengan sedikit menghilangkan rasa sakitnya agar negara kita tidak semakin menjadi rapuh.Karena negara yang sakit itu bukan menjadi masalah yang besar saat negara itu menyadari penyakit mereka.Tapi itu bisa menjadi masalah yang besar saat negara itu sakit,tapi negara itu tidak menyadari bahwa mereka sedang sakit,sehingga tidak ada usaha dari mereka untuk menyembuhkan penyakit itu.
          Kini usia kebebasan kita telah mencapai 70 tahun.Butuh berapa lama lagi kita untuk memperbaiki bangsa ini.70 tahun yang lalu kita mengikrarkan kebebasan negara kita,tapi 70 tahun yang lalu Jepang dilumpukan dengan bom ataom oleh Amerika.Tapi lihatlah sekarang!.Apakah kita perlu dijajah lagi dan merasakan penderitaan untuk menjadi bersatu dan saling berpegangan tangan untuk membangun bangsa ini?.Ayolah kawan,sudah terlalu lama kita bersilat lidah bermimpi di ladang yang gersang.Kini saatnya kita kembali rapatkan barisan dan satukan segalanya untuk menjadi yang lebih baik.

#70 Tahun Indonesia
#Salam Semangat Persatuan dan Perubahan

Saturday, August 8, 2015

Mengapa Nabi Muhammad Saw. Masih Terus Sholat Walau Sudah Dipastikan Masuk Surga ?

        
           Assalamualaikum Wr Wb
     Semua orang muslim pasti tahu kalau ibadah sholat adalah ibadah yang diwajibkan bagi seluruh umat muslim yang taat kepada Agamanya.Tapi entah mengapa di zaman yang modern ini semakin sedikit orang yang mau menjalankan ibadah sholat ini dengan sepenuh hati dengan menjalankan 5 waktu sholat setiap harinya.Padahal Nabi Muhammad Saw. yang merupakan utusan terakhir Allah di muka bumi ini yang ditugaskan untuk berdakwah dan menyampaikan ketauhidan adalah orang yang sangat memerlukan untuk melakukan ibadah sholat.
     Mungkin bagi kita yang awam,kita sering bertanya-tanya ketika ada seorang pendakwah yang berkata bahwa Nabi Muhammad Saw. masih sering melakukan sholat walaupun ia sudah dipastikan masuk surga oleh Allah Swt.Mungkin kita juga bingung untuk apa Nabi Muhammad Saw. sholat kalau ia sudah dipastikan masuk surga.Mengapa Ia tidak fokus saja pada perbaikan masyarakat Arab yang ditugaskan kepadanya saat ia menjadi seorang Rasul ?
     Dan berikut adalah jawabannya :
     Perintah sholat sendiri baru ada ketika Nabi Muhammad sedang mengalami masa-masa kelam dalam hidupnya,yaitu saat ia ditinggal oleh istrinya Khadijah dan pamannya Abu Thalib.
Istrinya adalah orang yang selama ini memberikan semangat lebih kepada Nabi Muhammad saat ia berdakwah,sekaligus menjadi orang yang mendukung dakwah Nabi Muhammad lewat hartanya,sehingga ini sangat membantu perekonomian Nabi Muhammad dalam fokus berdakwah dan membangun Islam dengan bantuan hartanya.Sebelum menjadi seorang Rasul,Nabi Muhammad juga seorang pedagang yang suskes dan mungkin bisa dikatakan sangat kaya di Arab saat itu.Tapi ketika Ia diangkat menjadi seorang Rasul Ia memahami bahwa tugas untuk berdakwah lebih prioritas ketimbang melanjutkan bisnisnya yang mungkin hanya bisa memberikan kebahagiaan sementara di dunia untuknya.Sehingga,saat itu juga ia memilih untuk fokus berdakwah dan bisnisnya yang sebelumnya ia lakukan berdua dengan Khadijah,kini tinggal Khadijah yang fokus untuk melanjutkan bisnisnya yang berfungsi untuk menunjang perekonomiaanya untuk membangun Islam.Bahkan harta dari bisnis mereka sudah banyak sekali yang Nabi Muhammad infaqan untuk kemajuan agama Islam.Sehingga saat Khadijah meninggal,itu merupakan pukulan yag sangat mendalam bagi Nabi Muhammad saat itu,karena orang yang selama ini membantu dakwahnya dengan bantuan harta sudah dipanggil Allah.
     Selain Istrinya,di waktu yang hampir bersamaan,pamannya Abu Thalib yang selama ini melindungi Nabi Muhammad agar tidak dibunuh oleh orang kafir juga meninggal dunia.Abu Thalib adalah pemimpin dari banu Hasyim yang merupakan banu Nabi Muhammad juga.Sehingga tidak ada orang yang berani membunuh Nabi Muhammad saat Abu Thalib masih mau melindungi Nabi Muhammad.Tapi ketika Abu Thalib meninggal sudah dapat dipastikan bahwa semakin banyak orang kafir yang mau membunuh Nabi Muhammad.
     Disaat yang hampir bersamaan itu Nabi Muhammad kehilangan dua sosok yang selama ini sangat membantu dakwahnya,yang pertama ia ditinggal istrinya yang membantu dakwahnya dengan hartanya dan ia juga ditinggal oleh pamannya yang selama ini telah melindunginya selama berdakwah agar tidak dibunuh oleh orang-orang kafir.Sehingga sudah jelas bagaimana perasaan Nabi Muhammad saat itu yang hampir putus asa dalam berdakwah.
     Dan pada masa-masa kelam itulah Allah memanggil Nabi Muhammad untuk mengambil perintah sholat.Perintah sholat ini seperti jawaban dari Allah atas kesedihan yang mendalam oleh Nabi Muhammad,bahwa walaupun ia ditinggalkan oleh istri dan pamanya,ingatlah bahwa masih ada Allah yang tidak akan meninggalkanmu (Nabi Muhammad) dalam perjalanan dakwah ini.Oleh karena itu,ibadah sholat ini sangat dimaksimalkan oleh Nabi Muhammad sebagai media peningkatan spiritiualnya dan tempat untuk meminta pertolongan kepada Allah atas segala kesulitan yang ia hadapi selama berdakwah.
     Itulah sebabnya kenapa Nabi Muhammad masih terus melaksanakan sholat walaupun ia sudah dipastikan masuk surga.Karena Nabi Muhammad melihat sholat ini bukan semata-mata kewajiban yang harus ia lakukan,tapi lebih dari itu,Nabi Muhammad sangat memerlukan sholat ini untuk terus menguatkan semangatnya dalam berdakwah dan meningkatkan spiritualnya bahwa satu-satunya Illah yang pantas ia sembah dan dijadikan alasannya untuk mati adalah Allah Swt.
     Dalam sholatnya Ia sering menangis,ia sering merefleksikan surat-surat yang ia baca dalam sholatnya.Ia juga sering melakukan ruku dan sujud dalam waktu yang cukup lama.Ia juga sangat khusyuk dalam sholatnya.Semua yang Ia lakukan dalam sholatnya adalah kebutuhannya,sehingga sudah sangat wajar jikalau kualitas sholat Nabi Muhammad sudah sangat baik.Manfaat dari sholat Nabi Muhammad benar-benar terasa sekali setelah ia selesai melakukanya.Sehingga sudah sangat wajar jika Ia masih terus konsisten dalam dakwahnya hingga akhir hayatnya,karena selama berdakwah dan melewati masa-masa yang sangat sulit serta menghadapi masalah yang besar,Ia selalu ingat bahwa masih ada Tuhan Yang Maha Besar yang bisa ia jadikan alasan untuk terus berjuang di jalan dakwah ini.Dan spiritual yang sehebat itu tentu tidak ia dapat dengan cuma-cuma atau karean ia seorang Rasul Allal,tapi spiritual yang hebat itu ia dapat dari sholatnya yang sangat luar biasa juga,karena sekali lagi ia tidak memandang sholat sebagai kewajibannya,tetapi Ia memandang sholat adalah kebutuhannya untuk tetap menjaga spiritualnya tetap dalam taraf yang tinggi.

Monday, July 20, 2015

Gadis Cilik Paling Mulia

          
          Di kegelapan malam yang terkadang tak menyapa bintang,ada seorang gadis cilik berseragam olahraga kuning dengan celana biru yang sedikit sobek di bagian lututnya.Ia membawa sebuah karung kecil yang ia letakan di punggungnya yang berisi barang-barang bekas plastik yang mungkin bisa di jual lagi.Tidak ada rasa malu dalam raut wajahnya.Ia terus mengambil dan mengambil lagi setiap barang bekas yang ia temukan disepanjang bibir Kali Banjir Kanal Timur (BKT).
          Saya tidak pernah tahu bagaimana prestasi belajarnya di sekolah,yang saya tahu dari tatapan matanya ia seorang gadis cilik yang mempunyai niat belajar yang sangat tinggi.Saya tidak pernah tahu ia melakukan semua itu untuk dirinya sendiri atau juga untuk keluarganya,yang saya tahu ia lebih mulia dari seorang pengemis yang sama sekali tidak punya malu menengadahkan tangannya untuk meminta rasa iba kepada para pengunjung di BKT itu.
          Ketegarannya dalam menjadi pemulung di bibir kali BKT cukup menampar hati saya.Terkadang saya masih merasa kekurangan atas uang jajan yang diberikan ibu saya kepada saya.Tapi saat saya melihat gadis cilik itu,ia seperti tidak merasa kekurangan uang sama sekali.Seluruh hidupnya ia nikmati sepenuhnya.Tidak ada raut beban dalam wajahnya yang sangat cantik.Ia benar-benar mengerti bagaimana caranya bersyukur kepada Tuhan yang telah memberikan segala karunia kepadanya.Ia benar-benar tahu bahwa hidup itu bukan untuk meminta dan menawarkan belai kasihan kepada orang lain,tapi hidup itu untuk berjuang dan membuktikan kepada Tuhan,bahwa Tuhan tidak salah menciptakan dirinya di dunia ini.
          Saya sempat melihat gadis cilik ini saat ia mencari barang bekas sambil meminum segelas es jeruk yang ia beli di salah satu penjual di bibir kali BKT ini.Mungkin dengan uang yang saya miliki, saya juga bisa membeli es jeruk itu.Tapi entah kenapa saat saya melihat ia meminum es jeruk itu,seperti ada kenikmatan yang saya tidak dapatkan saat meminum es yang sama.Saya tidak mengerti mengapa gadis cilik itu sangat menikmati es jeruknya walaupun ia meminum sambil berdiri dan mengambil barang-barang bekas yang ia temui.Setelah saya hayati lagi,mungkin ia mendapatkan kenikmatan yang lebih karena ia membeli es jeruk itu dengan hasil jeripayahnya.Ia membeli segelas es jeruk itu dengan secaangkir keringat yang selama ini ia cucurkan demi mendapatkan barang-barang bekas lebih banyak lagi.Sedangkan saya meminum es jeruk itu hanya untuk kebutuhan fisiologis dan kenikmatan semata.Pantas saja jika kenikmatan yang saya dapatkan tidak sama dengan kenikmata yang ia rasakan.
           Ternyata di dunia ini tidak segalanya dapat dibeli oleh uang,gadis cilik itu telah mengajarkan kepada saya arti perjuangan yang sesungguhnya.Ia telah mengajarkan kepada saya untuk terus bersyukur kepada Tuhan atas segala sesuatu yang telah diberikan Tuhan kepada saya.

Thanks little girl,
You have taught me something valuable

Saturday, May 9, 2015

Dua Lima

SAHABAT by theZARiP
Dua lima tahun lalu
Saat masa masih kelabu
Ada satu kepala yang belagu
Yang mencoba mencari tau
Mencari sebongkah ilmu
Yang tak lekang di makan waktu
          Dua lima tahun lalu
          Kita masih tidak melihat
          Buta akan kesombongan yang mentulikan kita
          Tuli akan kebenaran yang tak pernah bicara
Kini matahari telah terbit
Terbit dari gunung hijau yang dulu sempat tandus
Kini sebatang lilin telah dinyalakan
Dinyalakan dengan api semangat yang pernah membakar ijazahnya
          Tak ada ketakutan hari ini
          Karena semua cahaya telah menyinari pikiran kita
          Tak ada kegelisahan saat ini
          Karena hatipun sudah enggan menatap kelam
Kini saatnya kita
Kini giliran kita
Untuk menegakan tongkat tua yang penuh makna
Untuk mengembalikan mata air yang pernah mengalir
Dan untuk sekedar berjanji
Bahwa telunjuk kita akan terus tegak di nusantara
          Pakai baju kita,Pakai celana kita
          Lalu suarakan kalimat Illah
          Hilangkan kesombongan,Hilangkan materialisme
          Lalu lanjutkan perjuangan kita
Selamat berjuang kawan
Karena kini kita telah dewasa
Yang telah didewasakan oleh semangat persatuan
Selamat konsisten kawan
Karena kini kita telah mengerti
Bahwa janji kita adalah untuk perubahan
Dan untuk masa depan yang tak pernah membosankan


Oleh : Herdin Hoedajat

Wednesday, May 6, 2015

Belajar Bersyukur dari Seekor Cicak

          Assalamualaikum Wr,Wb

Allah Swt. berfirman dalam surah Ibrahim ayat 7 :

          Dari ayat diatas diterangkan bahwa jika kita bersyukur akan nikmat yang diberikan oleh Allah,nikmat kita akan ditambahkan oleh Allah dengan nikmat yang lebih banyak lagi.Tapi saat kita mengingkari nikmat Allah,Dia tidak langsung mencabut nikmat yang ada pada diri kita,tapi Allah hanya menjelaskan bahwa nikmat Allah itu sangat pedih.
           Dari penjelasan diatas,sangat jelas sekali kebijaksanaan Allah dan kecintaan Allah kepada setiap hambanya yang beriman,karena di satu sisi Dia akan menambahkan nikmat bagi orang-orang yang bersyukur akan nikmat-Nya,tapi di sisi lain bagi orang-orang yang mengingkari nikmat-Nya,Dia tidak langsung mencabut nikmat dari orang yang mengingkari nikmat-Nya tersebut,tapi Dia hanya mengingatkan kepada kita bahwa azab Allah itu sangat pedih.Ini menunjukan bahwa saat kita mengingkari nikmat Allah,kita masih diberi kesempatan untuk berTaubat dan menyesali perbuatan kita.Subhanallah....

          Tapi walaupun Allah masih memberikan ruang bagi kita untuk bertaubat saat kita mengigkari nikmat-Nya,bukan berarti kita terus mengingkari nikmat Allah dan berharap Allah masih memberikan ruang bagi kita untuk bertaubat.Karena,bagaimanapun juga bersyukur adalah salah satu perintah Allah yang setiap orang beriman wajib melakasanakannya.Karena bersyukur bukan hanya mengucapkan Hamdallah tanpa melakukan usaha yang berarti bagi kita untuk menunjukan rasa Syukur kita kepada Allah.
           Bersyukur juga bisa kita lakukan saat kondisi kita sangat terbatas untuk menjemput rezeki dari Allah,tapi kita terus berusaha keras untuk menjemput rezeki itu dengan kondisi kita yang terbatas dan tanpa ucapan keluhan sedikitpun.Salah satu hewan yang bisa kita jadikan contoh dalam contoh syukur yang seperti itu adalah Cicak.Lalu bagaimana kita mengambil pelajaran dari seekor cicak untuk contoh syukur yang seperti ini?.Dan berikut adalah penjelasannya....

Image result for cicak animasi
          Cicak adalah seekor hewan melata yang biasa kita temui di dinding rumah kita.Tapi coba kita lihat apa makanannya?.Ya betul,makanannya adalah serangga kecil yang jelas-jelas bisa terbang.Jika cicak adalah hewan yang malas dan mudah untuk mengeluh,pastilah dia berkata kepada Allah dan bertanya : 'Kenapa Allah menciptakan dia dalam keadaan merayap di dinding,tapi Allah menciptakan rezeki makanannya berupa serangga yang bisa terbang?'.Tapi sayangnya cicak bukanlah hewan yang seperti itu dan mudah mengeluh.Dia adalah seekor hewan yang bersyukur atas setiap nikmat yang Allah berikan kepadanya.Sehingga ia menunjukan rasa syukurnya dengan tidak mengeluh dan terus mencari rezekinya walaupun ia tidak bisa terbang.Walaupun cicak tidak bisa terbang,bukan berarti ia tidak punya strategi lainnya.Dia tahu bagaimanapun juga serangga bisa terbang,pasti serangga-serangga itu akan kelelahan untuk mengepakan sayapnya dan akan berhenti sejenak di dinding atau dataran lainnya.Dan saat serangga beristirahat itulah kesempatan cicak untuk menangkap makanannya dengan lidahnya yang cukup panjang dan lengket.Oleh karena itu saat serangga masih terbang,cicak hanya berpikir untuk tetap sabar dan tenang dan menanti setiap kesempatannya untuk mendapatkan rezekinya itu.
          Maha Besar Allah yang telah menjamin rezeki setiap makhluknya,seperti yang difirmankan dalam surah Hud ayat 6 :

          Oleh karena itu,sangat malulah kita sebagai seorang manusia yang masih mengeluh kepada Allah untuk mencari rezeki dengan alasan kondisi kita yang seolah tidak mungkin untuk menjemput rezeki-Nya,seperti cicak tadi yang seolah tidak mungkin untuk mendapatkan rezekinya,tapi kenyataannya karena cicak tersebut tersebut terus berusaha dan memikirkan setiap strategi untuk mendapatkan rezekinya,ia tidak pernah kesulitan untuk mendapatkan rezekinya tersebut.
           Mulailah dari sekarang kita tingkatkan usaha kita dan kita mantapkan stiap strategi yang harus kita lalui untuk kemudahan menjemput rezeki dari Allah.Dan jangan sampai rezeki yang kita dapatkan itu menjadikan kita orang yang kufur,tapi semoga rezeki yang kita dapatkan itu menjadikan kita orang yang senantiasa bersyukur kepada Allah dan terus meningkatkan keimanan kita kepada-Nya karena rasa syukur itu.

Sunday, May 3, 2015

Variable Penghalang Kesuksesan Pemuda

          Tidak ada manusia di dunia ini yang tidak ingin menjadi orang yang sukses.Termasuk manusia yang saat ini sedang melewati masa mudanya yang penuh dengan semangat dan gelora kesuksesan.Tapi kebanyakan pemuda saat ini tidak mempunyai strategi untuk mencapai kesuksesannya di dunia dan akhirat,sehingga kebanyakan dari mereka hanya mengikuti langkah kaki mereka tanpa punya tujuan yang jelas mau dibawa kemana langkah kaki mereka itu.Akibat dari tidak adanya strategi yang jelas dari para pemuda untuk mencapai kesuksesannya itu,mereka juga sangat mudah untuk masuk kedalam variable yang jelas-jelas bisa menjadi penghalang mereka untuk mencapai kesuksannya itu.
          Pada kesempatan kali ini,penulis ingin menyampaikan beberapa variable yang bisa menjadi penghalang bagi para pemuda untuk mencapai kesuksesan,khusunya kesuksesan di dunia yang mungkin sebentar lagi banyak pemuda akan terjun untuk kesana,setidaknya mencari kesuksesan dunia yang juga akan mendukung kesuksesan mereka di akhirat.

     Dan berikut adalah beberapa variable penghalang kesuksesan pemuda :

  1.Pacaran

          Mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita untuk melihat para pemuda dibawah umur yang masih jauh dari usia pernikahan untuk melakukan hubungan pacaran.Bahkan pelajar yang masih duduk di bangku SMP pun sudah banyak yang melakukan hubungan ini.Kebanyakan dari mereka hanya menyadari bahwa hubungan pacaran yang mereka lakukan saat ini hanyalah sebuah permainan,yang jika mereka tidak memainkan permainan ini mereka akan menjadi orang yang asing ditengah teman-teman mereka dan dianggap manusia yang hina/jelek karena tidak mempunyai seorang pasangan atau bahkan lebih.Tapi banyak juga yang beralasan bahwa mereka melakukan hubungan pacaran ini karena mereka benar-benar mencintai pasangan mereka dan kehidupan mereka akan terganggu jika pasangan mereka tidak bersamaa mereka,karena tidak ada lagi yang memotivasi atau menyemangati mreka disaat mereka sedang berhadapan dengan suatau masalah.
          Dari alasan-alasan diatas kita dapat melihat bahwa alasan mereka untuk berpacaran bukanlah suatu alasan yang bisa dibenarkan,karena tidak sesuia dengan alasan yang benar bagi seorang untuk melakukan suatu hubungan berpacaran,yaitu untuk mengenal pasangannya lebih jauh lagi sebelum mereka memutuskan untuk memasuki dunia pernikahan,agar setelah mereka resmi menjadi pasangan suami-istri mereka tidak menyesal telah memilih pasangan mereka,sehingga tidak akan ada lagi peristiwa perceraian karena mereka telah menjadi keluarga yang sakinah mawadah dan warahmah.
          Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa pacaran adalah salah satu variable penghalang para pemuda untuk meraih kesuksesannya,karena saat mereka melakukan hubungan pacaran di usia yang tidak tepat atau masih jauh dari usia pernikahan yang seharusnya,hubungan mereka hanya menjadi penghambat mereka untuk meraih kesuksesan.Ini bisa terjadi karena saat kita sedang berada di dunia pendidikan atau dunia karir,kita hanya bisa menjadi orang yang sukses ketika kita memang benar-benar terfokus kepada masa depan kita dan melakukan segala hal yang bisa menjadi jalan kita untuk meraih kesuksesan,sehingga pacaran sama sekali bukan suatu hal yang bisa kita lakukan untuk jalan kita meraih kesuksesan,tapi hanya sebagai penganggu fokus kita untuk benar-benar melakukan segala hal yang bisa menjadi jalan kita untuk meraih kesuksesan.

  2.Menganggap Masa Muda Hanya Untuk Bersenang-senang
          Masa muda memang waktu yang paling tepat bagi kita untuk bersenang-senang,karena di masa inilah kita masih punya semangat dan tenaga yang baik untuk melakukan kesenangan duniawi.Selain itu dimasa ini kita juga belum mempunyai tanggung jawab yang besar yang membuat kita tidak bisa menikmati kesenangan duniawi lebih banyak lagi.Tapi ada dua hal yang dilupakan para pemuda saat menikamati kesenangan mereka di masa muda ini,yaitu : mereka lupa bahwa suatu saat nanti mereka akan tua dan mempunyai tanggung jawab yang besar dan mereka lupa bahwa setelah mereka mati nanti mereka akan dimintai pertanggungjawaban atas segala perbuatan mereka yang dilakukan dimasa muda,karena di masa inilah mereka bisa berperan secara optimal bagi agamanya.
          Dari penjelasan diatas kita dapat mengetahui bahwa masa muda ini bukan dihabiskan hanya untuk bersenang-senang saja,tapi lebih mengoptimalkan setiap jalan yang harus kita lalui untuk menggapai kesuksesan kita di dunia dan akhirat,karena jika kita hanya menggunakan masa muda kita hanya untuk bersenag-senang,kesenangan itulah yang pasti akan menjadi penghambat kita untuk terfokus pada jalan-jalan yang seharusnya kita lalui untuk mencapai kesuksesan,khususnya jalan yang hanya bisa dilalui saat usia kita masih muda,seperti : belajar,berperan dalam kemajuan agama,merancang karir kita dimasa depan,dll yang kesemuanya mungkin hanya bisa dioptimalkan saat usia kita masih muda karena kita masih mempunyai semangat dan tenaga yang besar.

  3.Variable Pribadi
          Selain dari 2 variable diatas,ada beberapa variable lagi yang bisa saja menjadi penghalang bagi kita untuk menggapai kesuksesan kita.Variable tersebut hanya bisa diketahui oleh diri kita sendiri.Karena penulis melihat bahwa jalan-jalan yang ingin dilalui pemuda dalam menggapai kesuksesannya sangat komplek dan beragam,sehingga ada beberapa variable penghalang yang hanya bisa diketahui oleh pemuda itu sendiri.
          Tapi pada intinya variable yang bisa menjadi penghalang bagi kita untuk menggapai kesuksesan adalah variable-variable yang seharusnya kita tidak lakukan dimasa muda ini atau tidak mendukung sama sekali bagi jalan yang akan kita ingin lalui untuk menggapai kesuksesan kita.Biasanya variable menjadi penghalang adalah variable yang muncul dari hawa nafsu kita.Sehingga besar keinginan kita untuk melakukannya.Tapi jika kita lebih mengedepankan akal dibandingkan dengan perasaan kita,pasti kita akan dapat memikirkan lebih jauh lagi apakah variable ini akan mendukung kesuksesan kita atau malah menjadi penghalang kita untuk mencapai kesuksesan.

Sunday, April 12, 2015

'Burung Garuda' : Karakter Bangsa yang Tak Lagi Bersuara


1.KETUHANAN YANG MAHA ESA
2.KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
3.PERSATUAN INDONESIA
4.KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN/ PERWAKILAN
5.KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA


     Mungkin bisa kita pastikan bahwa seluruh pejabat negara saat ini sudah hafal dengan teks Pancasila diatas.Bahkan anak sekolah yang masih duduk di bangku SD pun sudah banyak atau mungkin semuanya telah menghafal Pancasila.Tapi sadar atau tidak sadar sekarang kita hampir tidak pernah mendengar lagi suara ketegasan dari burung yang menjadi karakter bangsa kita ini.Karakter bangsa yang menjadi simbol dari negara kita ini akan selalu dipasang di baju para atlit Indonesia yang bertanding untuk membela negaranya.Tapi saat ini burung garuda semakin terlihat sebagai lambang semata yang hanya dipasang di baju para atlit atau dipajang di ruangan-ruangan resmi di negara kita,seperti : ruangan disekolah,ruangan di kantor kepemerintahan,ruangan rapat anggota DPR,dan ruangan lainnya yang notabennya adalah ruangan formal.
     Seiring berjalannya waktu,burung yang kita cintai bersama karena telah menyatukan rakyat Indonesia ini,perlahan mulai kehilangan suaranya yang sangat tegas dan anti dengan perpecahan dan individualisme.Para petinggi negara yang seharusnya menghargai jasa para pahlawan terdahulu yang susah payah untuk menyatukan bagsa ini,malah seakan-akan melupakan satu aset penting negara yang saat itu menjadi karakter rakyat Indonesia yaitu Pancasila yang kesemua silanya tergambar jelas di dada burung garuda. Oleh karena itu sudah tidak asing lagi jika saat ini kita banyak melihat penyelewengan-penyelewengan yang terjadi karena memang sudah tidak berdasar pada Pancasila lagi.
     Selain itu juga masih banyak lagi peristiwa-peristiwa buruk yang terjadi karena kebanyakan petinggi negara saat ini atau rakyat Indonesia lainnya yang sudah tidak mempunyai karakter Indonesia yang sesungguhnya yang tergambar dalam Pancasila.Dan berikut ini adalah beberapa hal/peristiwa yang bisa saja terjadi akibat kita sudah tidak berdasar lagi pada Pancasila yang notabennya adalah karakter bangsa kita yang telah lami kita akui sebagai pemersatu bangsa kita :

A.Penyelewengan Sila 1 (Ketuhanan Yang Maha Esa)
  1. Segala perilaku kita tidak didasari karena keimanan kepada yang Maha Esa,sehingga banyaknya terjadi hal-hal yang dilarang agama,seperti : Korupsi,Kolusi,Nepotisme,perzinaan,dll.
  2. Mulainya luntur karakter beragama.Ini bisa dilihat dari banyaknya orang Indonesia yang seakan-akan memisahkan antara urusan dunianya dengan agamanya.
  3. Banyaknya rakyat Indonesia yng menggunakan pakaian yang tdai layak digunakan oleh orang yang beragama,karena terlalu menunjukan auratnya.
B.Penyelewengan Sila 2 (Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab)
  1. Sangat banyaknya peristiwa pencurian,perampokan,pembegalan atau yang lainnya yang sudah sangat tidak manusiawi,karena sangat tega menghabisi korbannya dengan cara yang sadis. 
  2. Banyaknya hukuman-hukuman yang dijatuhkan sudah tidak memenuhi dari kata adil lagi bagi sesama manusia.Karena koruptor yang mencuri harta negara seharga milyaran hukumannya hampir sama atau bahkan lebih ringan dari Nenek Asiyah yang dijatuhi hukuman hanya karena mencuri 5 batang kayu jati.
  3. Hilangnya budaya sopan santun dan beradab dari Indonesia.Sangat banyak sekali contohnya yang sering kita lihat di televisi atau di kehidupan kita sehari-hari.
C.Penyelewengan Sila 3 (Persatuan Indonesia)
  1. Sangat mudahnya terjadi perpecahan karena hanya berbeda pendapat atau berbeda latar belakang parpol/organisasi.
  2. Tidak adanya persatuan dalam pemerintahan,sehingga sulit untuk menjalankan program kerakyatan hanya karena masih mengedepankan kepentingan golongannya ketimbang dengan kepentingan bangsanya
  3. Sering terjadinya fitnah oleh satu organisasi kepada organisasi lain hanya karena ingin memenangkan persaingan dalam hal tertentu.
D.Penyelewengan Sila 4 (Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat,Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan.
  1. Banyaknya keputusan pemerintahan yang diambil bukan atas dasar hasil musyawarah dengan rakyat/perwakilannya tapi atas dasar untuk kepentingan pribadi/golongan.
E.Penyelewengan Sila 5 (Keadilan Sosila Bagi Seluruh Rakyat Indonesia)
  1. Keadilan yang sudah sangat terlihat tidak merata dan hanya menguntungkan beberapa golongan yang kuat/kaya saja,sehingga banyaknya golongan rakyat yang miskin/lemah menjadi terlantar.

     Dari penyelewengan diatas,sudah sepantasnya kita sebagai bangsa Indonesia yang baik untuk menyadari hal itu dan mengitropeksi diri kita.Agar kedepannya tidak akan ada lagi penyelewengan-penyelewengan yang terjadi karena kita sudah tidak berdasar pada Pancasila lagi dan sudah tidak mempunyai karakter Burung Garuda yang tentu dampaknya akan merugikan bangsa kita sendiri.

Saturday, April 11, 2015

The Power of Pray

          Assalamualaikum Wr.Wb


     Hati memang boleh berkeinginan,Pikiran memang boleh berkhayal.Kaki memang boleh untuk terus berlari,dan tangan memang boleh untuk terus berkarya.Tapi jangan pernah lupakan suatu doa.Sesuatu yang dianggap remeh kebanyakan orang ini ternyata memiliki dampak yang besar bagi kehidupan seseorang.Bukan hanya memberi dampak pada orang yang sedang mengalami kesulitan saja,tapi juga bagi orang yang sedang berbahagia.
      Secara hakikat kita belum tentu tau,doa kita telah dikabulkan oleh yang Maha Kuasa atau belum.Karena pada dasarnya doa adalah pengiring sebuah usaha yang tidak dapat terlihat dengan jelas saat usaha kita belum maksimal.Tapi jangan menganggap bahwa doa tidak berdampak apa-apa dalam usaha kita,sehingga kita berpikir bahwa segala yang kita raih saat ini adalah murni usaha kita dan tanpa campur tangan dari yang Maha Pemberi.Dikhawatirkan saat kita berpikir demikian kita menjadi orang yang sombong dan menganggap kita adalah orang yang hebat meski Tuhan tidak memberikan pertolongannya kepada kita.

Jadi Apa Kekuatan Doa ?
     Allah Swt. berfirman dalam surat Al Fatihah : 5, ”Hanya kepada-Mu kami mengabdi dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan”. Ayat ini menginformaikan kepada kita bahwa satu-satunya tempat kita meminta pertolongan adalah Allah,baik dalam keadaan luang maupun sempit pasti kita akan selalu membutuhkan pertolonganNya.Tapi jangan lupakan juga bahwa Allah memiliki sifat Maha Adil.Sehingga Allah hanya memberikan pertolongnnya kepada orang yang mau berusaha terlebih dahulu dan tidak bersantai-santai karena menganggap Allah akan memberikan segalanya kepada dia tanpa suatu usaha yang berarti.Karena Nabi Musa beruaha terlebih dahulu untuk melawan Fir'aun meski dia telah memohon pertolongan kepada Allah untuk mengalahkan Fir'aun.Dan saat Nabi Musa kalah dari Fir'aun dan dikejar sampai ke Laut Merah,barulah Allah memberikan pertolongannya dengan membelahkan laut itu untuk Nabi Musa dan pengikutnya,dan setelah rombongan Nabi Mua telah melewati laut merah semua,Allah menyatukan kembali laut itu saat rombongan Fir'aun ingin melewati laut itu,sehingga Fir'aun dan pasukannya tenggelam semua di laut itu.
     Dari situ kita dapat mengambil satu kesimpulan,yaitu : Doa sangat besar manfaatnya bagi kehidupan kita saat kita telah diujung dari usaha kita.Saat kita sedang mengalami kesulitan dalam melakukan usaha untuk menggapai tujuan kita,disitulah Allah akan memberikan pertolonganNya yang sangat luar biasa kepada kita.Karena pada dasarnya manusia memiliki keterbatasan dalam melakukan suatu usaha secara sempurna,sehingga tanpa bantuan dari Allah sangat sulit bagi kita untuk menggapai tujuan itu.
     Dari sini kita bisa melihat perbedaan antara orang yang berdoa saat ingin menggapi tujuannya dengan orang yang menganggap bahwa doa tidak berpengaruh sama sekali dengan usahanya.Ya,perbedaan yang paling jelas terlihat adalah orang yang berdoa saat ingin menggapai tujuannya pasti mendapatkan kemudahan untuk segera menggapai tujuannya,karena jelas usahanya pasti akan dibantu oleh Allah setiap mengalami kesulitan dan hasilnyapun pasti akan lebih memuaskan.Sedangkan orang yang tidak berdoa mungkin akan mengalami kesulitan yang bertubi-tubi dalam setiap usahanya,karena disitu ia tidak melibatkan Allah dalam proses menggapai tujuannya dan hasil yang ia dapatkan menjadi kurang memuaskan karena pasti ada kekurangan ataupun kesalahan dalam proses penggapaian tujuannya.
     Oleh karena itu,mulailah dari sekarang selalu berdoa dan merendahkan diri kita dihadapan Tuhan yang Maha Besar bahwa kita tidak akan bisa melakukan suatu hal yang terbaik tanpa pertolongan dariNya.Allah juga sangat mencintai orang yang mau berdoa kepadanya dan membenci orang sombong yang tidak mau berdoa kepadanya.

”Mohonlah kepada Allah Swt. sebagian dari anugerah-Nya” (Q.S. An Nisa: 32).

Tiada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah Swt. melebihi doa.” Sabdanya dipertegas lagi dalam hadis berikut,”Doa adalah ibadah” (H.R. Tirmidzi dan Abu Daud).

”Sesungguhnya orang-orang yang sombong terhadap menyembah-Ku, mereka nanti akan masuk ke dalam neraka Jahanam dalam keadaan terhina” (Q.S. Al Mukmin: 60)
.
”Barang siapa yang tidak meminta kepada-Nya, Allah Swt. akan marah kepadanya” (H.R. Tirmidzi).

Tuesday, March 3, 2015

Ketika Rakyat Jadi Penonton Perkelahian Bocah

Rambut putih dengan songko di kepala
Berkata dengan lidah yang bergetar
Bukan bergetar karna takut
Tapi karena geram yang tak hentinya
Melihat konflik tuli yang tak pernah mendengar kebenaran
Dan haus dengan kekuasaan yang rela berdiri diatas kemiskinan
          Negeri ini bukan panggung konyol
          Yang setiap detik selalu menggelar drama
          Drama yang lebih seru dari siti nurbaya
          Tapi berujung sebuah kelaparan
          Dan sekelempok penonton yang bosan
          Bosan karena drama tak berujung kemenangan
          Dan hanya berujung klimaks yang berkepanjangan
Kami sudah kenyang makan janji pemimpin kami
Kami sudah tak haus lagi dengan derasnya air kebohongan
Kami sudah mapan dengan banyaknya koruptor kami
Jadi,jangan paksa kami lagi
Untuk menonton perkelahian anda yang seperti bocah
Untuk menahan lapar karena konflik bodoh anda
Dan untuk membela salah satu dari kalian
Kalian yang kami tidak tahu siapa yang benar
          Tolong tunjukan kalau kalian benar pejabat negara kami
          Kami tidak sudi punya pejabat yang gemar berkelahi
          Dan adu kuat dengan lidahmu yang tak pernah dirantai
Sudahi perkelahian anda
Dan kembali pikirkan kami
Kembali pikirkan kemajuan kota kami
Dan lanjutkan mimpi anda di ranjang anda yang nyaman

Saturday, February 28, 2015

Kalau Kesuksesan di Dunia Itu Semu,Lalu Apa yang Kekal?

               Hasil gambar untuk sukses adalah pilihan               Hasil gambar untuk sukses adalah pilihan
           Setiap orang pastinya ingin mendapatkan kesuksesan,dan pastinya kesuksesan itu memberikan kebahagian yang tinggi kepada orang tersebut.Karena kebanyakan kesuksesan yang orang kejar adalah kesuksesan yang menghasilkan materi yang berlimpah untuknya hingga memberikan kebahagian kepadanya.Tapi setelah kita hayati lebih dalam lagi,ternyata kesuksesan yang kita kejar dengan penuh kerja keras dan pengorbanan itu mempunyai sifat semu atau bisa dibilang tidak permanen/tahan lama.Karena bagimanapun juga seseorang nantinya akan meninggalkan kesuksesannya itu karena paksaan keadaan seperti kematian,sakit,atau sudah jenuh dengan pekerjaan yang ia lakukan setiap harinya,walaupun pekerjaan itu sejak dulu ia kejar dan memberikan materi yang cukup banyak kepada dirinya dan keluarganya.
          Dari latar belakang diatas kita dapat memahami bahwa kesuksesan yang kita kejar selama ini bukanlah sesuatu yang bersifat permanen/tahan lama dan memberikan kebahagian yang tinggi kepada kita.Lalu pertanyaannya adalah 'Adakah suatu pencapaian kesuksesan oleh manusia yang memberikan kebahagian yang tinggi bagi manusia itu dan sangat layak kita kejar dengan kerja keras dan bahkan dengan pengorbanan?'.Mari kita temukan jawabannya.....
          Kalau kita bicara tentang kesuksesan,tentu kita tidak akan lepas dari yang namanya Cita-Cita.Ya,karena seseorang bisa dianggap sukses setelah ia berhasil menggapai cita-citanya dan tentunya mendapatkan kebahagian yang selama ini dia cari.Oleh karena itu Cita-Cita yang baik adalah cita-cita yang mampu memberikan kebahagian yang tinggi kepada orang tersebut,hingga pada proses pencapaian cita-cita tersebut dia rela bekerja keras dan merelakan segala sesuatu yang menghambat proses pencapain cita-cita itu.
          Dan kebanyakan orang salah dalam meilih cita-cita,hingga akhirnya ia tidak mendapatkan kebahagian yang sempurna dari cita cita itu dan malah mendapatkan suatu kejenuhan yang membuaat hidupnya menjadi tidak bermakna.Sebenarnya jika kita telaah lebih dalam lagi,cita-cita yang sempurna itu letaknya bukan di dunia,melainkan di akhirat yaitu di SURGA.Ya di surga,karena hanya di surgalah kita bisa mendapatkan kebahagian yang sempurna dan kita tidak akan mengalami kejenuhan didalamnya.Dan hanya Surgalah cita cita yang pantas kita perjuangkan hingga kita berpayah-payahan dalam menggapainya.Karena bagaimanapun juga,semua kebahagian yang berada di dunia itu bersifat semu dan tidak layak kita cita-citakan.
          Dari penjelasan diatas,kita dapat menjawab pertanyaan tadi.Jawabannya adalah : 'Tentu ada kesuksesan yang memberikan kebahagian yang tinggi bagi manusia dan sangat layak untuk dikejar dengan kerja keras dan bahkan dengan pengorbanan,yaitu SURGA.Dan manusia bisa dibilang sukses setelah ia telah berhasil menjadi salah satu penghuni surga dan tidak perlu lagi berpayah-payahan lagi seperti ia hidup di dunia.Oleh karena itu mulailah dari sekarang kita Cita-Citakan SURGA,dan menjadikan semua pekerjaan/karir yang kita impi-impikan di dunia hany sebagai sasaran hidup kita sekaligus alat atau tempat kita untuk memudahkan kita mencapai kesuksesan yang sesungguhnya,yaitu Surga.Sehingga kedepannya kita akan lebih mengarahkan setiap pekerjaan yang kita lakukan hanya untuk mencari Ridha Allah dan tidak semata-mata ingin mendapatkan materi yang sebanyak-banyaknya.

   Hasil gambar untuk sukses dunia akhirat      

Saturday, February 21, 2015

Jangan Jadikan kata 'Gagal' berSinonim dengan kata 'Menyerah'

          Assalamualaikum Wr.Wb
          Salam Semangat untuk kita semua
   Usaha dan doa adalah sebuah kata yang tidak dapat dipisahkan.Dalam mengejar suatu tujuan hidup,pasti kita tidak akan lepas dari yang namanya usaha dan doa.Usaha adalah bagian dari proses kita untuk menggapai tujuan hidup kita yang kita anggap ideal.Sedangkan doa adalah bagian dari kerendahan hati kita bahwa segala usaha yang kita lakukan tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya campur tangan dari Tuhan.
   Tapi ada kalanya,walaupun kita telah melakukan usaha dan doa secara maksimal,kita masih mendapatkan suatu kegagalan.Dari kegagalan itu kita juga sering khilaf dengan berpikir bahwa Tuhan tidak adil kepada kita,karena banyak orang lain yang dengan mudah mendapatkan keberhasilan walaupun tidak berusaha dan berdoa sekeras yang kita lakukan.Tapi percayalah bahwa Tuhan itu Maha Adil dan senantiasa memberikan apa yang terbaik untuk hambanya.Sehingga jangan menganggap bahwa jika kita gagal di suatu hal unuk menggapai keberhasilan kita,Tuhan tidak adil kepada kita,tapi sebenarnya Tuhan ingin menunjukan bahwa ada jalan lain yang kita harus lalui untuk menggapai kesuksesan yang lebih besar dari saat ini.Maka dari itu,jangan sekali-kali kita Menyerah saat kita mendapatkan suatu Kegagalan,karena kegagalan tidak bersinonim dengan menyerah tapi kegagalan adalah awal keberhasilan kita yang lebih besar lagi saat kita bisa melalui kegagalan itu dengan perilaku yang baik dan tetap berintropeksi diri dari apa yang kurang dari dalam diri kita serta tetaplah berprasangka baik kepada Tuhan.

SELAMAT BEKERJA KERAS DEMI SEBUAH CITA CITA YANG BESAR DAN BERMANFAAT BAGI KELUARGA,MASYARAKAT,AGAMA DAN NEGARA

Thursday, February 5, 2015

7 Pergeseran Budaya Pemuda Indonesia

       Jika kita tanya orang tua atau saudara kita yang pernah muda di zaman 1970-1990an dulu,pasti mereka banyak yang mengatakan bahwa anak-anak muda saat ini sudah sangat jauh dari kata baik.Karena jelas mereka pasti membandingkan keadaan pemuda saat ini dengan keadaan saat mereka muda dulu.
       Jika kita pikirkan secara rasional,kita bisa menemukan apa penyebab yang menimbulkan sehingga pemuda saat ini banyak yang mengalami kerusakan,baik secara moral maupun secara pendidikan mereka yang jauh dari kata baik.Dan setelah saya telaah dan melihat keadaan di linkungan sekitar,saya dapat melihat bahwa salah satu kerusakan yang saat ini terjadi pada Pemuda Indonesia adalah Pergeseran Budaya yang sangat jelas arah pergeseran budaya ini adalah ke arah yang tidak baik.Lalu budaya apa sajakah yang mulai tergeser itu dan tergantikan oleh budaya yang tidak baik?.Dan ini adalah jawabannya :

 1.Hilangnya Budaya Sopan Santun dan Tergantikan dengan Budaya 'Seenaknya Saja'
      Budaya sopan santun yang seharusnya menjadi salah satu Budaya Indonesia yang paling baik,kini sudah mulai dilupakan oleh para kaula muda.Salah satu contoh yang paling jelas terlihat adalah dari cara kebanyakan berbicara mereka yang mulai kurang dijaga saat berbicara dengan orang yang lebih dewasa dari mereka.Orang tua saat ini pasti sangat aneh jika melihat keadaan seperti ini,karena mereka tahu bahwa saat mereka muda dulu mereka tidak pernah berbicara seenaknya saja kepada orang yang lebih tua atau bahkan sampai nada berbicara kita lebih tinggi dari lawan bicara kita.

 2.Hilangnya Budaya Malu saat Berbuat Dosa
       Secara logika,setiap manusia yang berbuat dosa/maksiat pasti merasa malu atas perbuatan dosa yang mereka lakukan.Tapi itu sulit kita lihat pada darah muda Indonesia saat ini,karena bukannya malu yang mereka rasakan saat melakukan perbuatan dosa,tapi rasa banggalah yang mereka rasakan saat ini setelah mereka melakukan perbuatan dosa yang seharusnya menjadi aib mereka.Contoh yang paling terlihat saat ini adalah jika ada anak muda yang menonton video porno,pasti tidak enak bagi mereka jika mereka tidak menceritakan perbuatan dosa mereka itu kepada teman mereka.Bahkan saat ini meminta video porno kepada teman secara terang-terangan dan orang lain mengetahui pun seperti suatu perbuatan yang sangat lumrah dan sudah dianggap lagi sebagai perbuatan yang hina.

 3.Hilangnya Budaya Gotong Royong yang Tergantikan dengan Budaya Individualisme
       Perkembangan teknologi yang sangat pesat memang tidak bisa disalahkan atas pergeseran budaya pemuda indonesia,tapi jika perkembangan teknologi itu justru malah disalahgunakan oleh para kaum muda dan malah menimbulkan sesuatu yang negatif itu justru kesalahan kaum pemuda itu sendiri yang tidak punya pegangan hidup yang jelas sehingga mudah terbawa dampak negatif dari teknologi itu sendiri.Dan salah satu dampak negatif dari perkembangan teknologi adalah munculnya budaya Individualisme yang jelas -jelas bukanlah budaya Indonesia,karena budaya Indonesia yang seharusnya adalah budaya gotong-royong yang sejak dulu memang sudah melekat di darah daging kita.Individualisme iu sendiri ditimbulkan oleh lebih tertariknya kita untuk berkomunikasi dengan gadget atau laptop kita ketimbang denga berkomunikasi secara langsung dan terjun di masyarakat.Hal inilah yang lama kelamaan menjadi budaya yang mengakar di hati para pemuda,sehingga sangat sulit kita dapati para pemda dapat bekerja sama dan bergaul di lingkungan masyarakat dengan baik,karena kebanyakan dari mereka sudah menjadi tidak terbiasa bekerja sama dengan orang banyak untuk melakukan sesuatu hal kebaikan.

 4.Hilangnya Budaya Beribadah
       Entah kenapa akhir-akhir ini kita sangat sulit menemukan pemuda yang mensejahterakan masjidnya dengan shalat berjamaah disana.Justru pemandangan yang kita lihat adalah kebanyakan pengisi masjid saat shalat berjamaah adalah orang-orang tua yang sudah tidak produktif lagi.Ini disebabkan oleh pergeseran budaya pemuda yang diakibatkan dari pergaulan mereka sendiri.Kebanyakan pergaulan pemuda saat ini kurang mementingkan ibadah,sehingga saat kita berkumpul di suatu lingkungan dan kita tidak beribadah saat adzan berkumandang,itupun menjadi sesuatu hal yang sudah biasa dan tidak di anggap sebagai sesuatu yang burk lagi.

 5.Hilangnya Budaya Tidur di Malam Hari
       Secara logika kita memang lebih mudah beraktivitas dan bergaul dengan teman-teman kita pada waktu siang hari,tapi entanh kenapa pemuda saat ini lebih senang untuk melakukan segala aktivitasnya terutama saat berkumpul dengan teman-temannya pada waktu malam hari.Mungkin salah satu penyebab kebanyakan dari pemuda Indonesia bergaul dengan teman-temannya pada waktu malam hari adalah karena masuknya budaya barat yang mengajarkan bahwa malam hari adalah waktu yang sepi dan nyaman untuk kita berkumpul atau bahkan sampai berpesta hingga larut malam bahkan hingga pagi.Justru jika mereka melakukan perkumpulan pada waktu malam hari,pasti lebih dekat kepada sesuatu perbuatan yang dilarang agama,seperti : berzina,mengkonsumsi narkoba,ataupun kegiatan lainnya yang sepantasnya pemuda Indonesia tidak melakukan hal itu.

6.Hilangnya Budaya Patuh Kepada Orang Tua dan Guru Di Sekolah
       Mungkin untuk yang satu ini tidak perlu ada penjelasannya lagi,karena ini adalah salah satu perbuatan hina yang sering kita lihat di kalangan pemuda atau bahkan kita sendiripun pernah melakukannya.

 7.Hilangnya Budaya Hemat yang Digantikan Budaya Boros dan Konsumtif
      Sejak zaman kita SD (Sekolah Dasar) kita pasti telah di ajarkan bahwa hemat itu pangkal kaya.Tapi kebanyakan dari pemuda saat ini sepertinya tidak menggunakan pepatah ini dan lebih sering menghambur-hamburkan uang mereka secara boros.Hal ini dapat ditimbulkan karena banyaknya pasar/tempat untuk mereka menghamburkan uang mereka,Karena jika kita tidak punya prinsip untuk tetap berhemat,maka kita akan sulit untukmenjadi orang yang tidak boros,karena kemanapun kita pergi pasti ada saja tempat yang menggoda hati kita untuk menghamburkan uang disana.Selain itu juga budaya konsumtif dan boros ini telah mengakar di lingkungan masyarakat,sehingga banyak pemuda yang mengikuti budaya ini dengan selalu ingin membeli barang yang baru dan padhal barang itu mereka sdah mempunyainya,hanya saja karena kebutuhan konsumtif itu mereka lebih senag untuk mengganti dengan barang yang baru walaupu barang lama yang mereka miliki belum rusak atau masih layak utnuk dipakai.