Friday, January 3, 2014

10 Keutamaan Ilmu Dari Harta Menurut Sayydina Ali

 

  Pada suatu saat Rasulullah SAW bersabda,"Aku adalah kota ilmu dan Ali adalah pintunya."Saat orang-orang murtad atau orang yg keluar dari Islam mendengar hadist tersebut,mereka merencanakan sesuatu yang buruk dan bertujuan untuk mencemooh apa yang telah dikatakan Rasulullah itu.Dan akhirnya pada suatu saat sepuluh orang murtad berkumpul dan berdiskusi bagaimana caranya agar mereka bisa mencemooh kata-kata Rasulullah itu.Akhirnya mereka mendapat ide untuk bertanya kepada Ali tentang suatu masalah yang sama,jika dari kesepuluh mereka bertanya pertanyaan yang sama dan Ali dapat menjawabnya dengan benar dan berbeda-beda berarti apa yang dikatakan Rasul adalah benar,tapi jika tidak/sebaliknya maka apa yang dikatakan oleh Rasul itu salah.
   Setelah itu salah seorang dari mereka bertanya kepada Sayyidina Ali' bin Abi Thalib.
"Wahai Ali,apakah ilmu lebih utama dari pada harta?"
"Dan apa alasannya?"
   Kemudian secara bergantian  Dari orang ke-2 sampai orang yang ke-10 bertanya kepada Ali juga dengan pertanyaan yang sama seperti apa yang ditanyakan orang pertama.Tapi dengan intelektual yang tinggi Ali dapat menjawab pertanyaan itu dengan benar dan berbeda-beda pula setiap orang.Dan berikut jawaban Ali kepada orang ke-1 sampai orang ke-10 "

Orang ke-1:"Tentu ilmu lebih utama daripada harta."
                   "Karena ilmu adalah warisan para nabi,sementara harta adalah warisan Qarun,Syahad,Fir'aun"

Orang ke-2:"Tentu ilmu lebih utama daripada harta."
                   "Karena ilmu menjagamu,sedangkan pada harta,engkaulah yg menjaganya."

Orang ke-3:"Tentu ilmu lebih utama daripada harta."
                   "Pemilik harta memiliki banyak musuh,sedangkan pemilik ilmu punya banyak sahabat."

Orang ke-4:"Tentu ilmu lebih utama daripada harta."
                   "Apabila engkau membelanjakan harta,jelas ia akan berkurang.Namun,jika engkau
                      menyebarkan ilmu justru ilmu itu akan bertambah."

Orang ke-5:"Tentu ilmu lebih utama daripada harta."
                  "Pemilik harta terkadang di panggil dengan sebutan yang bakhil atau rendah,sedangkan pemilik ilmu akan dipanggil dengan panggilan yang agung atau mulia."                      

Orang ke-6:"Tentu ilmu lebih utama daripada harta."
                   "Harta dijaga dari pencuri,sedangkan ilmu tidak dijaga dari pencuri."

Orang ke-7:"Tentu ilmu lebih utama daripada harta."
                   "Pemilik harta dihisab kelak di hari kiamat,sedangkan pemilik ilmu mendapat syafaat di hari kiamat."
                   
Orang ke-8:"Tentu ilmu lebih utama daripada harta."
                   "Harta akan habis dengan sendirinya bila didiamkan dan dibiarkan,sedangkan ilmu tidak akan habis dan rusak."
                     
Orang ke-9:"Tentu ilmu lebih utama daripada harta."
                   "Harta dapat membuat hati pemiliknya keras,sementara ilmu akan menyinari hati pemiliknya."

Orang ke-10:"Tentu ilmu lebih utama daripada harta."
                    "Pemilik harta menganggap dirinya sebagai pemilik karena hartanya,sementara pemilik ilmu akan menganggap dirinya hamba karena ilmunya."
                     
               
   Pasca kejadian tersebut,orang-orang munafik yang pada awalnya meragukan kapasitas inteklektual yang dimilik Sayyidina Ali maupun terhadap kebenaran perkataan Rasulullah SAW ,mulai menyadari kekeliruan mereka .Mereka pun pada akhirnya memutuskan untuk mengucapkan dua kalimat syahadat.
Alhamdulilah...

No comments:

Post a Comment