Saturday, August 8, 2015

Mengapa Nabi Muhammad Saw. Masih Terus Sholat Walau Sudah Dipastikan Masuk Surga ?

        
           Assalamualaikum Wr Wb
     Semua orang muslim pasti tahu kalau ibadah sholat adalah ibadah yang diwajibkan bagi seluruh umat muslim yang taat kepada Agamanya.Tapi entah mengapa di zaman yang modern ini semakin sedikit orang yang mau menjalankan ibadah sholat ini dengan sepenuh hati dengan menjalankan 5 waktu sholat setiap harinya.Padahal Nabi Muhammad Saw. yang merupakan utusan terakhir Allah di muka bumi ini yang ditugaskan untuk berdakwah dan menyampaikan ketauhidan adalah orang yang sangat memerlukan untuk melakukan ibadah sholat.
     Mungkin bagi kita yang awam,kita sering bertanya-tanya ketika ada seorang pendakwah yang berkata bahwa Nabi Muhammad Saw. masih sering melakukan sholat walaupun ia sudah dipastikan masuk surga oleh Allah Swt.Mungkin kita juga bingung untuk apa Nabi Muhammad Saw. sholat kalau ia sudah dipastikan masuk surga.Mengapa Ia tidak fokus saja pada perbaikan masyarakat Arab yang ditugaskan kepadanya saat ia menjadi seorang Rasul ?
     Dan berikut adalah jawabannya :
     Perintah sholat sendiri baru ada ketika Nabi Muhammad sedang mengalami masa-masa kelam dalam hidupnya,yaitu saat ia ditinggal oleh istrinya Khadijah dan pamannya Abu Thalib.
Istrinya adalah orang yang selama ini memberikan semangat lebih kepada Nabi Muhammad saat ia berdakwah,sekaligus menjadi orang yang mendukung dakwah Nabi Muhammad lewat hartanya,sehingga ini sangat membantu perekonomian Nabi Muhammad dalam fokus berdakwah dan membangun Islam dengan bantuan hartanya.Sebelum menjadi seorang Rasul,Nabi Muhammad juga seorang pedagang yang suskes dan mungkin bisa dikatakan sangat kaya di Arab saat itu.Tapi ketika Ia diangkat menjadi seorang Rasul Ia memahami bahwa tugas untuk berdakwah lebih prioritas ketimbang melanjutkan bisnisnya yang mungkin hanya bisa memberikan kebahagiaan sementara di dunia untuknya.Sehingga,saat itu juga ia memilih untuk fokus berdakwah dan bisnisnya yang sebelumnya ia lakukan berdua dengan Khadijah,kini tinggal Khadijah yang fokus untuk melanjutkan bisnisnya yang berfungsi untuk menunjang perekonomiaanya untuk membangun Islam.Bahkan harta dari bisnis mereka sudah banyak sekali yang Nabi Muhammad infaqan untuk kemajuan agama Islam.Sehingga saat Khadijah meninggal,itu merupakan pukulan yag sangat mendalam bagi Nabi Muhammad saat itu,karena orang yang selama ini membantu dakwahnya dengan bantuan harta sudah dipanggil Allah.
     Selain Istrinya,di waktu yang hampir bersamaan,pamannya Abu Thalib yang selama ini melindungi Nabi Muhammad agar tidak dibunuh oleh orang kafir juga meninggal dunia.Abu Thalib adalah pemimpin dari banu Hasyim yang merupakan banu Nabi Muhammad juga.Sehingga tidak ada orang yang berani membunuh Nabi Muhammad saat Abu Thalib masih mau melindungi Nabi Muhammad.Tapi ketika Abu Thalib meninggal sudah dapat dipastikan bahwa semakin banyak orang kafir yang mau membunuh Nabi Muhammad.
     Disaat yang hampir bersamaan itu Nabi Muhammad kehilangan dua sosok yang selama ini sangat membantu dakwahnya,yang pertama ia ditinggal istrinya yang membantu dakwahnya dengan hartanya dan ia juga ditinggal oleh pamannya yang selama ini telah melindunginya selama berdakwah agar tidak dibunuh oleh orang-orang kafir.Sehingga sudah jelas bagaimana perasaan Nabi Muhammad saat itu yang hampir putus asa dalam berdakwah.
     Dan pada masa-masa kelam itulah Allah memanggil Nabi Muhammad untuk mengambil perintah sholat.Perintah sholat ini seperti jawaban dari Allah atas kesedihan yang mendalam oleh Nabi Muhammad,bahwa walaupun ia ditinggalkan oleh istri dan pamanya,ingatlah bahwa masih ada Allah yang tidak akan meninggalkanmu (Nabi Muhammad) dalam perjalanan dakwah ini.Oleh karena itu,ibadah sholat ini sangat dimaksimalkan oleh Nabi Muhammad sebagai media peningkatan spiritiualnya dan tempat untuk meminta pertolongan kepada Allah atas segala kesulitan yang ia hadapi selama berdakwah.
     Itulah sebabnya kenapa Nabi Muhammad masih terus melaksanakan sholat walaupun ia sudah dipastikan masuk surga.Karena Nabi Muhammad melihat sholat ini bukan semata-mata kewajiban yang harus ia lakukan,tapi lebih dari itu,Nabi Muhammad sangat memerlukan sholat ini untuk terus menguatkan semangatnya dalam berdakwah dan meningkatkan spiritualnya bahwa satu-satunya Illah yang pantas ia sembah dan dijadikan alasannya untuk mati adalah Allah Swt.
     Dalam sholatnya Ia sering menangis,ia sering merefleksikan surat-surat yang ia baca dalam sholatnya.Ia juga sering melakukan ruku dan sujud dalam waktu yang cukup lama.Ia juga sangat khusyuk dalam sholatnya.Semua yang Ia lakukan dalam sholatnya adalah kebutuhannya,sehingga sudah sangat wajar jikalau kualitas sholat Nabi Muhammad sudah sangat baik.Manfaat dari sholat Nabi Muhammad benar-benar terasa sekali setelah ia selesai melakukanya.Sehingga sudah sangat wajar jika Ia masih terus konsisten dalam dakwahnya hingga akhir hayatnya,karena selama berdakwah dan melewati masa-masa yang sangat sulit serta menghadapi masalah yang besar,Ia selalu ingat bahwa masih ada Tuhan Yang Maha Besar yang bisa ia jadikan alasan untuk terus berjuang di jalan dakwah ini.Dan spiritual yang sehebat itu tentu tidak ia dapat dengan cuma-cuma atau karean ia seorang Rasul Allal,tapi spiritual yang hebat itu ia dapat dari sholatnya yang sangat luar biasa juga,karena sekali lagi ia tidak memandang sholat sebagai kewajibannya,tetapi Ia memandang sholat adalah kebutuhannya untuk tetap menjaga spiritualnya tetap dalam taraf yang tinggi.

No comments:

Post a Comment