Saturday, April 11, 2015

The Power of Pray

          Assalamualaikum Wr.Wb


     Hati memang boleh berkeinginan,Pikiran memang boleh berkhayal.Kaki memang boleh untuk terus berlari,dan tangan memang boleh untuk terus berkarya.Tapi jangan pernah lupakan suatu doa.Sesuatu yang dianggap remeh kebanyakan orang ini ternyata memiliki dampak yang besar bagi kehidupan seseorang.Bukan hanya memberi dampak pada orang yang sedang mengalami kesulitan saja,tapi juga bagi orang yang sedang berbahagia.
      Secara hakikat kita belum tentu tau,doa kita telah dikabulkan oleh yang Maha Kuasa atau belum.Karena pada dasarnya doa adalah pengiring sebuah usaha yang tidak dapat terlihat dengan jelas saat usaha kita belum maksimal.Tapi jangan menganggap bahwa doa tidak berdampak apa-apa dalam usaha kita,sehingga kita berpikir bahwa segala yang kita raih saat ini adalah murni usaha kita dan tanpa campur tangan dari yang Maha Pemberi.Dikhawatirkan saat kita berpikir demikian kita menjadi orang yang sombong dan menganggap kita adalah orang yang hebat meski Tuhan tidak memberikan pertolongannya kepada kita.

Jadi Apa Kekuatan Doa ?
     Allah Swt. berfirman dalam surat Al Fatihah : 5, ”Hanya kepada-Mu kami mengabdi dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan”. Ayat ini menginformaikan kepada kita bahwa satu-satunya tempat kita meminta pertolongan adalah Allah,baik dalam keadaan luang maupun sempit pasti kita akan selalu membutuhkan pertolonganNya.Tapi jangan lupakan juga bahwa Allah memiliki sifat Maha Adil.Sehingga Allah hanya memberikan pertolongnnya kepada orang yang mau berusaha terlebih dahulu dan tidak bersantai-santai karena menganggap Allah akan memberikan segalanya kepada dia tanpa suatu usaha yang berarti.Karena Nabi Musa beruaha terlebih dahulu untuk melawan Fir'aun meski dia telah memohon pertolongan kepada Allah untuk mengalahkan Fir'aun.Dan saat Nabi Musa kalah dari Fir'aun dan dikejar sampai ke Laut Merah,barulah Allah memberikan pertolongannya dengan membelahkan laut itu untuk Nabi Musa dan pengikutnya,dan setelah rombongan Nabi Mua telah melewati laut merah semua,Allah menyatukan kembali laut itu saat rombongan Fir'aun ingin melewati laut itu,sehingga Fir'aun dan pasukannya tenggelam semua di laut itu.
     Dari situ kita dapat mengambil satu kesimpulan,yaitu : Doa sangat besar manfaatnya bagi kehidupan kita saat kita telah diujung dari usaha kita.Saat kita sedang mengalami kesulitan dalam melakukan usaha untuk menggapai tujuan kita,disitulah Allah akan memberikan pertolonganNya yang sangat luar biasa kepada kita.Karena pada dasarnya manusia memiliki keterbatasan dalam melakukan suatu usaha secara sempurna,sehingga tanpa bantuan dari Allah sangat sulit bagi kita untuk menggapai tujuan itu.
     Dari sini kita bisa melihat perbedaan antara orang yang berdoa saat ingin menggapi tujuannya dengan orang yang menganggap bahwa doa tidak berpengaruh sama sekali dengan usahanya.Ya,perbedaan yang paling jelas terlihat adalah orang yang berdoa saat ingin menggapai tujuannya pasti mendapatkan kemudahan untuk segera menggapai tujuannya,karena jelas usahanya pasti akan dibantu oleh Allah setiap mengalami kesulitan dan hasilnyapun pasti akan lebih memuaskan.Sedangkan orang yang tidak berdoa mungkin akan mengalami kesulitan yang bertubi-tubi dalam setiap usahanya,karena disitu ia tidak melibatkan Allah dalam proses menggapai tujuannya dan hasil yang ia dapatkan menjadi kurang memuaskan karena pasti ada kekurangan ataupun kesalahan dalam proses penggapaian tujuannya.
     Oleh karena itu,mulailah dari sekarang selalu berdoa dan merendahkan diri kita dihadapan Tuhan yang Maha Besar bahwa kita tidak akan bisa melakukan suatu hal yang terbaik tanpa pertolongan dariNya.Allah juga sangat mencintai orang yang mau berdoa kepadanya dan membenci orang sombong yang tidak mau berdoa kepadanya.

”Mohonlah kepada Allah Swt. sebagian dari anugerah-Nya” (Q.S. An Nisa: 32).

Tiada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah Swt. melebihi doa.” Sabdanya dipertegas lagi dalam hadis berikut,”Doa adalah ibadah” (H.R. Tirmidzi dan Abu Daud).

”Sesungguhnya orang-orang yang sombong terhadap menyembah-Ku, mereka nanti akan masuk ke dalam neraka Jahanam dalam keadaan terhina” (Q.S. Al Mukmin: 60)
.
”Barang siapa yang tidak meminta kepada-Nya, Allah Swt. akan marah kepadanya” (H.R. Tirmidzi).

No comments:

Post a Comment