Mesin yang pertama kali diperkenalkan pada
1996 ini telah digunakan di sebagian besar mobil Toyota Tak hanya itu mesin ini
diklaim membuat mesin lebih efisien dan bertenaga, ramah lingkungan serta hemat
bahan bakar. lalu bagimana dengan sistem kerjanya hingga dapat menciptakan
hasil yang memuaskan.
Layaknya telah diuraikan wikipedia, cara
kerja teknologi ini cukup simpel. Untuk menghitung waktu buka tutup katup (
valve timing ) yang optimal, ECU ( Electronic Control Unit ) menyesuaikan dengan
kecepatan mesin, volume udara masuk, posisi throttle ( akselerator ) dan
temperatur air. Supaya target valve timing senantiasa terwujud, Sensor posisi
chamshaft atau crankshaft memberikan sinyal yang menjadi respon koreksi.
Mudahnya sistem VVT-i ini akan terus mengoreksi valve timing atau jalur keluar masuk bahan bakar dan udara. Disesuaikan dengan pijakan pedal gas dan beban yang ditanggung untuk menghasilkan torsi optimal di tiap-tiap putaran dan beban mesin. Dengan begitu akan menghasilkan tenaga yang optimal, hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.
Mudahnya sistem VVT-i ini akan terus mengoreksi valve timing atau jalur keluar masuk bahan bakar dan udara. Disesuaikan dengan pijakan pedal gas dan beban yang ditanggung untuk menghasilkan torsi optimal di tiap-tiap putaran dan beban mesin. Dengan begitu akan menghasilkan tenaga yang optimal, hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.
Keunggulan VVT-i
1. Tenaga yang optimal disetiap putaran mesin, Sistem katup mendukung
proses pembakaran lebih efektif dalam menghasilkan tenaga yang maksimal.
2. Hemat Bahan Bakar, Pengaturan katup elektronik membuat konsumsi bahan
bakar menjadi hemat dan efesien.
3. Gas Buang Ramah Lingkungan,Suplai bahan bakar dan udara yang diatur oleh
sistem kerja katup membuat pembakaran menjadi sempurna, dan gas buang yang
dihasilkan menjadi besih.
4. Tercatat lebih dari satu varian Toyota yang mengadopsi Teknologi VVT-i
ini layaknya Toyota Avanza, Toyota Innova, Toyota Yaris dan Sedan Toyota Vios
No comments:
Post a Comment