Pada suatu hari ada seorang hamba Allah yang sangat rajin beribadah,sehingga ia dipanggil sebagai ahli ibadah.Maka tidak heran jika ia lebih mementingkan urusan akhiratnya ketimbang urusan duniawinya.Sampai suatu hari ia sangat ingin hari ini ia abdikan sepenuhnya hanya untuk beribadah kepada Allah saja.Kemudian ia Berdoa => "Ya Allah,Berikanlah kepadaku satu gelas susu dan sepotong roti di pagi dan sore hari,maka aku akan mengabdikan hari ini sepenuhnya hanya untuk beribadah kepadamu."
Setelah itu Allah mengabulkan doanya.Seketika mungkin ia di tangkap oleh pengadilan karena ia telah di fitnah telah mencuri dan langsung di masukan kedalam penjara.Dan di dalam penjara ia hanya bisa menangis dan merenungi nasibnya yang tidak bersalah itu.Seharian ia di dalam penjara ia terus menangis dan merenung saja tanpa melakukan ibadahnya sedikitpun,padahal di dalam penjara di pagi dan sore hari ia di berikan segelas susu dan sepotong roti seperti di dalam doanya.
Keesokan harinya ia langsung di bebaskan,karena pengadilan membuktikan ia tidak bersalah dan hanya menjadi korban fitnah saja.Saat pulang kerumah,ia baru sadar bahwa Allah telah mengabulkan doanya,tapi ia tidak melaksanakan janjinya utuk mengabdikan hari itu untuk beribadah kepada Allah saja.
Kesimpulan : Dari cerita di atas bisa disimpulkan bahwa kita perlu berhati-hati saat memohon kepada Allah di dalam doa,karena bisa saja Allah telah mengabulkan doa kita,tapi kita malah menyesal dengan di kabulkannya doa itu.Sehingga dalam berdoa kita harus benar-benar memikirkan kebaikan dan keburukan dari doa itu.Dan yang paling penting adalah kita harus banyak bersukur kepada Allah di dalam doa.Selain itu saat berdoa ada baiknya dengan memuji asma Allah terlebih dahulu baru meminta.
Contoh => Ya Allah yang Maha Pengampun,Ampunilah Dosaku
Ya Allah yang Maha Pemberi Petunjuk,Tunjukanlah kepadaku jalan yang benar
Ya Allah yang Maha Bijaksana,Jadikanlah aku sebagai orang-orang yang gemar bersedekah.
'MARI BERDOA DENGAN SEBAIK-BAIKNYA,DAN PERBANYAKLAH BERSYUKUR'
No comments:
Post a Comment