Monday, November 6, 2017

Kritik Terhadap Pemahaman Nikah Muda di Kalangan Pemuda Islam

Pengantar
         Assalamualaikum wr.wb 
             Jika kita adalah orang yang aktif di media sosial seperti Facebook, Instagram, Line dan lain sebagainya mungkin kita akan sering melihat postingan dari beberapa akun yang bertemakan tausiyah Islam tentang ajakan untuk nikah muda. Mulai dari postingan tentang keindahan pasangan yang sedang mengadakan ijab qobul, pertanyaan kapan mau menikah, sampai dengan trik dan tips mendapatkan hati lawan jenis yang kita inginkan untuk di khitbah.Sekilas ajakan tersebut memang mengarahkan kepada kebaikan, yaitu agar generasi muda Islam terhindar dari dosa zina dan lebih memilih melakukan pernikahan yang justru bernilai ibadah. Akan tetapi sepanjang yang penulis amati, ajakan untuk menikah di usia muda untuk menghindari dosa zina ini tidak disertai dengan penjelasan konsekuensi yang kita akan alami jika melakukan pernikahan di usia dini dan bagaimana agar kita juga bisa memiliki karir yang baik sebagai generasi muda bangsa Indonesia. Oleh karena itu, disini penulis akan menyampaikan kritik tentang maraknya ajakan untuk nikah muda di media sosial, dengan tujuan agar generasi muda Islam semakin berhati-hati dalam melangkah dan mepertimbangkan konsekuensi serta ibadah lain yang juga Allah perintahkan dalam Al Quran, yang bisa jadi pahalanya lebih besar ketimbang sekedar melakukan pernikahan di usia dini.

Kritik
  1. Banyak Cara yang Bisa Dilakukan untuk Menghindari dosa Zina selain Melakukan Pernikahan di Usia Muda
          Image result for kegiatan positif
          Jika kita lihat lebih detail, salah satu tujuan dari ajakan nikah muda yang sering di posting di media sosial adalah agar generasi muda Islam terhindar dari dosa zina. Saya akui memang dengan menikah, peluang kita untuk melakukan dosa zina lebih kecil, karena kita telah memiliki lawan jenis yang dimana di sanalah bisa kita salurkan hasrat seksual kita. Akan tetapi menikah bukanlah satu-satunya jalan untuk menghindari dosa zina, karena ada beberapa cara lain untuk menghindari dosa ini, seperti [1]sering mengikuti kajian keagamaan yang meningkatkan keimanan dan membuat kita takut akan azab yang akan diberikan Allah jika kita melakukan dosa zina, [2]berteman dengan orang yang sholeh/sholeha agar selalu ada orang yang mengingatkan kita ketika kita melakukan perbuatan yang akan mengarah pada dosa zina, [3]menyibukaan diri dengan studinya untuk mempersiapkan karir yang baik dan bisa memberi manfaat kepada masyarakat, [4] Melakukan ibadah puasa sunnah secara rutin dan berkala[5]dan yang terakhir bisa melakukan kegiatan-kegiatan positif secara rutin, seperti olahraga, wisata dan refreshing, yang kesemuanya akan memperkecil peluang kita untuk melakukan perbuatan dosa zina. Sehingga menikah di usia muda bukanlah satu-satunya jalan untuk menghindari dosa zina, karena masih banyak kegiatan yang bisa kita lakukan untuk menghindari dosa zina ini. Selain itu nikah bukanlah satu-satunya ibadah yang harus di segerakan, karena Allah juga banyak memerintahkan ibadah-ibadah yang bisa kita lakukan di usia muda

          2. Ada Ibadah yang Lebih Prioritas yang Bisa Kita Lakukan di Usia Muda
 
                                                                Allah berfirman dalam surah Al Anam ayat 165 :
Image result for khalifah fil ardy"Dan Dia lah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. "
             Dari ayat diatas, dapat kita lihat bahwa Allah menjanjikan umat Islam menjadi penguasa di bumi dan menjadi orang yang memiliki derajat yang tinggi. Janji Allah ini tidak bisa kita raih hanya dengan bersantai atau mendahulukan pernikahan di usia muda, akan tetapi janji Allah ini bisa kita raih dengan usaha yang keras dan gigih untuk belajar, memperbaiki sistem yang ada di internal umat Islam dan menciptakan persatuan dengan landasan pemikiran yang rasional. Mungkin memperbaiki sistem internal dan menciptakan persatuan di kalangan umat Islam adalah langkah yang sedikit sulit kita lakukan di usia kita yang masih muda, karena masih minimnya power dan pengaruh kita di kalangan umat Islam. Akan tetapi, belajar dengan gigih dan berhasil di karir yang kita inginkan adalah langkah yang sangat bisa kita lakukan di usia muda. Dengan banyanknya pemuda Islam yang menjadi pemuda yang cerdas, serta memiliki karir yang bagus di bidang ekonomi, politik, agama dan teknologi, maka akan semakin meningkatkan peluang janji Allah tersebut akan terwujud. Karena saat ini kita(umat Islam) masih termasuk kedalam golongan orang yang terbelakang, hal ini bisa dilihat dari banyaknya umat Islam yang hidup dibawah garis kemiskinan, di pimpinnya orang mukmin oleh orang-orang yang justru ingin menghancurkan Islam, di jajahnya umat Islam oleh orang kafir, dikuasainya umat Islam dengan politik dan teknologi barat, yang kesemuanya justru tidak bisa kita pecahkan dengan menggencarkan ajakan untuk melakukan nikah muda kepada pemuda Islam, tapi bisa kita pecahkan dengan mengajak kepada setiap pemuda Islam untuk menjadi pemuda yang cerdas dengan gigih dalam belajar, hingga sampai kita bisa memiliki power dan pengaruh di bidang-bidang strategis yang membuat kebanyakan dari umat Islam bisa menguasai banyak sektor kehidupan dan tentunya bisa memberi rahmat kepada masyarakat dan alam semesta, bukan sebaliknya yang dilakukan oleh orang kapitalis, komunis ataupun liberal.
             Oleh karena itu, mulailah dari sekarang kita menjadi pemuda Islam yang fokus kepada studi dan karir kita. Perihal menikah adalah perihal yang mudah kita lakukan ketika usia kita telah mapan dan tujuan hidup kita sudah jelas. Jangan sampai dengan menikah muda, usia muda kita malah kita sibukan untuk mengurus rumah tangga dan anak, bukan kita sibukan dengan belajar yang memiliki tujuan untuk menjemput janji Allah dan menjadikan Islam sebagai agama yang maju dan tidak dipandang sebelah mata lagi oleh orang-orang yang merendahkannya, karena tujuan Allah menciptakan kita sebagai manusia bukan sekedar untuk menikah, tapi tujuan hidup kita yang paling utama adalah untuk menjadi khalifah fil ardy (Al Baqaraah : 30), sehingga Allah akan memberikan pahala yang besar kepada setiap mukmin yang meniatkan dan mengusahakan dirinya dengan sungguh-sungguh untuk menjadi seorang khilafah yang bisa memberi rahmat bagi semesta alam dan tentunya menjemput janji Allah untuk menjadi penguasa di bumi yang saat ini masih banyak kerusakan didalamnya.

Monday, June 26, 2017

Toleran

Image result for toleran

Kertas putih takan bermakna tanpa coretan
Air jernih takan nikmat tanpa kopi hitam
Matahari akan bosan tanpa adanya bulan
Dan utara akan sesat bila tanpa selatan
         
          Membaur bersama watak yang tak barbar
          Bernadi dengan wajah yang tak kembar
          Kita menjadi orang yang berjiwa sabar
          Dengan perbedaan yang akan menyambar

Memang terkadang hati merasa benar
Mendengar berkaki dua berkoar-koar
Tapi kita harus tetap benar
Dengan tidak melihat koar
Dan melihat kemana koar itu menggambar

          Jika bukan tanpa akal yang rasional
          Mungkin hati ini akan memilih asal
          Pada perilaku yang temperamental
          Dan berlidah pedang pada setiap awal
          Ketika melihat perbedaan yang tak dikawal

Bergandeng tangan adalah solusi
Berjiwa manusiawi pada setiap insani
Dan tak kenal watak untuk peduli

          Aku rasa Tuhan takkan kecewa
          Bila kita membela sesama
          Bila kita berbaur beragama
          Bila kita beriman dengan etika

Tapi Tuhan akan kecewa
Bila kita membunuh sesama
Bila kita egois karena beragama
Bila kita beriman dengan tangan hampa

          Jika Tuhan telah menciptakan Surga
          Maka itu untuk mereka yang beragama
          Mendengarkan Tuhan dan perintahnya
          Melihat sesama dan keperluannya

Jika Tuhan telah menciptakan Neraka
Maka itu untuk mereka yang tak beragama
Atau mengaku bertuhan tapi melanggar perintahnya
Melihat sesama lalu melupakan hati dan jiwanya

          Jika kita ingin maju bersama
          Jika kita mau bahagia bersama
          Maka Tuhan telah menciptakan Surga
          Untuk mereka yang mau bersabar
          Dan toleran dengan sebuah dasar