Saturday, May 9, 2015

Dua Lima

SAHABAT by theZARiP
Dua lima tahun lalu
Saat masa masih kelabu
Ada satu kepala yang belagu
Yang mencoba mencari tau
Mencari sebongkah ilmu
Yang tak lekang di makan waktu
          Dua lima tahun lalu
          Kita masih tidak melihat
          Buta akan kesombongan yang mentulikan kita
          Tuli akan kebenaran yang tak pernah bicara
Kini matahari telah terbit
Terbit dari gunung hijau yang dulu sempat tandus
Kini sebatang lilin telah dinyalakan
Dinyalakan dengan api semangat yang pernah membakar ijazahnya
          Tak ada ketakutan hari ini
          Karena semua cahaya telah menyinari pikiran kita
          Tak ada kegelisahan saat ini
          Karena hatipun sudah enggan menatap kelam
Kini saatnya kita
Kini giliran kita
Untuk menegakan tongkat tua yang penuh makna
Untuk mengembalikan mata air yang pernah mengalir
Dan untuk sekedar berjanji
Bahwa telunjuk kita akan terus tegak di nusantara
          Pakai baju kita,Pakai celana kita
          Lalu suarakan kalimat Illah
          Hilangkan kesombongan,Hilangkan materialisme
          Lalu lanjutkan perjuangan kita
Selamat berjuang kawan
Karena kini kita telah dewasa
Yang telah didewasakan oleh semangat persatuan
Selamat konsisten kawan
Karena kini kita telah mengerti
Bahwa janji kita adalah untuk perubahan
Dan untuk masa depan yang tak pernah membosankan


Oleh : Herdin Hoedajat

Wednesday, May 6, 2015

Belajar Bersyukur dari Seekor Cicak

          Assalamualaikum Wr,Wb

Allah Swt. berfirman dalam surah Ibrahim ayat 7 :

          Dari ayat diatas diterangkan bahwa jika kita bersyukur akan nikmat yang diberikan oleh Allah,nikmat kita akan ditambahkan oleh Allah dengan nikmat yang lebih banyak lagi.Tapi saat kita mengingkari nikmat Allah,Dia tidak langsung mencabut nikmat yang ada pada diri kita,tapi Allah hanya menjelaskan bahwa nikmat Allah itu sangat pedih.
           Dari penjelasan diatas,sangat jelas sekali kebijaksanaan Allah dan kecintaan Allah kepada setiap hambanya yang beriman,karena di satu sisi Dia akan menambahkan nikmat bagi orang-orang yang bersyukur akan nikmat-Nya,tapi di sisi lain bagi orang-orang yang mengingkari nikmat-Nya,Dia tidak langsung mencabut nikmat dari orang yang mengingkari nikmat-Nya tersebut,tapi Dia hanya mengingatkan kepada kita bahwa azab Allah itu sangat pedih.Ini menunjukan bahwa saat kita mengingkari nikmat Allah,kita masih diberi kesempatan untuk berTaubat dan menyesali perbuatan kita.Subhanallah....

          Tapi walaupun Allah masih memberikan ruang bagi kita untuk bertaubat saat kita mengigkari nikmat-Nya,bukan berarti kita terus mengingkari nikmat Allah dan berharap Allah masih memberikan ruang bagi kita untuk bertaubat.Karena,bagaimanapun juga bersyukur adalah salah satu perintah Allah yang setiap orang beriman wajib melakasanakannya.Karena bersyukur bukan hanya mengucapkan Hamdallah tanpa melakukan usaha yang berarti bagi kita untuk menunjukan rasa Syukur kita kepada Allah.
           Bersyukur juga bisa kita lakukan saat kondisi kita sangat terbatas untuk menjemput rezeki dari Allah,tapi kita terus berusaha keras untuk menjemput rezeki itu dengan kondisi kita yang terbatas dan tanpa ucapan keluhan sedikitpun.Salah satu hewan yang bisa kita jadikan contoh dalam contoh syukur yang seperti itu adalah Cicak.Lalu bagaimana kita mengambil pelajaran dari seekor cicak untuk contoh syukur yang seperti ini?.Dan berikut adalah penjelasannya....

Image result for cicak animasi
          Cicak adalah seekor hewan melata yang biasa kita temui di dinding rumah kita.Tapi coba kita lihat apa makanannya?.Ya betul,makanannya adalah serangga kecil yang jelas-jelas bisa terbang.Jika cicak adalah hewan yang malas dan mudah untuk mengeluh,pastilah dia berkata kepada Allah dan bertanya : 'Kenapa Allah menciptakan dia dalam keadaan merayap di dinding,tapi Allah menciptakan rezeki makanannya berupa serangga yang bisa terbang?'.Tapi sayangnya cicak bukanlah hewan yang seperti itu dan mudah mengeluh.Dia adalah seekor hewan yang bersyukur atas setiap nikmat yang Allah berikan kepadanya.Sehingga ia menunjukan rasa syukurnya dengan tidak mengeluh dan terus mencari rezekinya walaupun ia tidak bisa terbang.Walaupun cicak tidak bisa terbang,bukan berarti ia tidak punya strategi lainnya.Dia tahu bagaimanapun juga serangga bisa terbang,pasti serangga-serangga itu akan kelelahan untuk mengepakan sayapnya dan akan berhenti sejenak di dinding atau dataran lainnya.Dan saat serangga beristirahat itulah kesempatan cicak untuk menangkap makanannya dengan lidahnya yang cukup panjang dan lengket.Oleh karena itu saat serangga masih terbang,cicak hanya berpikir untuk tetap sabar dan tenang dan menanti setiap kesempatannya untuk mendapatkan rezekinya itu.
          Maha Besar Allah yang telah menjamin rezeki setiap makhluknya,seperti yang difirmankan dalam surah Hud ayat 6 :

          Oleh karena itu,sangat malulah kita sebagai seorang manusia yang masih mengeluh kepada Allah untuk mencari rezeki dengan alasan kondisi kita yang seolah tidak mungkin untuk menjemput rezeki-Nya,seperti cicak tadi yang seolah tidak mungkin untuk mendapatkan rezekinya,tapi kenyataannya karena cicak tersebut tersebut terus berusaha dan memikirkan setiap strategi untuk mendapatkan rezekinya,ia tidak pernah kesulitan untuk mendapatkan rezekinya tersebut.
           Mulailah dari sekarang kita tingkatkan usaha kita dan kita mantapkan stiap strategi yang harus kita lalui untuk kemudahan menjemput rezeki dari Allah.Dan jangan sampai rezeki yang kita dapatkan itu menjadikan kita orang yang kufur,tapi semoga rezeki yang kita dapatkan itu menjadikan kita orang yang senantiasa bersyukur kepada Allah dan terus meningkatkan keimanan kita kepada-Nya karena rasa syukur itu.

Sunday, May 3, 2015

Variable Penghalang Kesuksesan Pemuda

          Tidak ada manusia di dunia ini yang tidak ingin menjadi orang yang sukses.Termasuk manusia yang saat ini sedang melewati masa mudanya yang penuh dengan semangat dan gelora kesuksesan.Tapi kebanyakan pemuda saat ini tidak mempunyai strategi untuk mencapai kesuksesannya di dunia dan akhirat,sehingga kebanyakan dari mereka hanya mengikuti langkah kaki mereka tanpa punya tujuan yang jelas mau dibawa kemana langkah kaki mereka itu.Akibat dari tidak adanya strategi yang jelas dari para pemuda untuk mencapai kesuksesannya itu,mereka juga sangat mudah untuk masuk kedalam variable yang jelas-jelas bisa menjadi penghalang mereka untuk mencapai kesuksannya itu.
          Pada kesempatan kali ini,penulis ingin menyampaikan beberapa variable yang bisa menjadi penghalang bagi para pemuda untuk mencapai kesuksesan,khusunya kesuksesan di dunia yang mungkin sebentar lagi banyak pemuda akan terjun untuk kesana,setidaknya mencari kesuksesan dunia yang juga akan mendukung kesuksesan mereka di akhirat.

     Dan berikut adalah beberapa variable penghalang kesuksesan pemuda :

  1.Pacaran

          Mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita untuk melihat para pemuda dibawah umur yang masih jauh dari usia pernikahan untuk melakukan hubungan pacaran.Bahkan pelajar yang masih duduk di bangku SMP pun sudah banyak yang melakukan hubungan ini.Kebanyakan dari mereka hanya menyadari bahwa hubungan pacaran yang mereka lakukan saat ini hanyalah sebuah permainan,yang jika mereka tidak memainkan permainan ini mereka akan menjadi orang yang asing ditengah teman-teman mereka dan dianggap manusia yang hina/jelek karena tidak mempunyai seorang pasangan atau bahkan lebih.Tapi banyak juga yang beralasan bahwa mereka melakukan hubungan pacaran ini karena mereka benar-benar mencintai pasangan mereka dan kehidupan mereka akan terganggu jika pasangan mereka tidak bersamaa mereka,karena tidak ada lagi yang memotivasi atau menyemangati mreka disaat mereka sedang berhadapan dengan suatau masalah.
          Dari alasan-alasan diatas kita dapat melihat bahwa alasan mereka untuk berpacaran bukanlah suatu alasan yang bisa dibenarkan,karena tidak sesuia dengan alasan yang benar bagi seorang untuk melakukan suatu hubungan berpacaran,yaitu untuk mengenal pasangannya lebih jauh lagi sebelum mereka memutuskan untuk memasuki dunia pernikahan,agar setelah mereka resmi menjadi pasangan suami-istri mereka tidak menyesal telah memilih pasangan mereka,sehingga tidak akan ada lagi peristiwa perceraian karena mereka telah menjadi keluarga yang sakinah mawadah dan warahmah.
          Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa pacaran adalah salah satu variable penghalang para pemuda untuk meraih kesuksesannya,karena saat mereka melakukan hubungan pacaran di usia yang tidak tepat atau masih jauh dari usia pernikahan yang seharusnya,hubungan mereka hanya menjadi penghambat mereka untuk meraih kesuksesan.Ini bisa terjadi karena saat kita sedang berada di dunia pendidikan atau dunia karir,kita hanya bisa menjadi orang yang sukses ketika kita memang benar-benar terfokus kepada masa depan kita dan melakukan segala hal yang bisa menjadi jalan kita untuk meraih kesuksesan,sehingga pacaran sama sekali bukan suatu hal yang bisa kita lakukan untuk jalan kita meraih kesuksesan,tapi hanya sebagai penganggu fokus kita untuk benar-benar melakukan segala hal yang bisa menjadi jalan kita untuk meraih kesuksesan.

  2.Menganggap Masa Muda Hanya Untuk Bersenang-senang
          Masa muda memang waktu yang paling tepat bagi kita untuk bersenang-senang,karena di masa inilah kita masih punya semangat dan tenaga yang baik untuk melakukan kesenangan duniawi.Selain itu dimasa ini kita juga belum mempunyai tanggung jawab yang besar yang membuat kita tidak bisa menikmati kesenangan duniawi lebih banyak lagi.Tapi ada dua hal yang dilupakan para pemuda saat menikamati kesenangan mereka di masa muda ini,yaitu : mereka lupa bahwa suatu saat nanti mereka akan tua dan mempunyai tanggung jawab yang besar dan mereka lupa bahwa setelah mereka mati nanti mereka akan dimintai pertanggungjawaban atas segala perbuatan mereka yang dilakukan dimasa muda,karena di masa inilah mereka bisa berperan secara optimal bagi agamanya.
          Dari penjelasan diatas kita dapat mengetahui bahwa masa muda ini bukan dihabiskan hanya untuk bersenang-senang saja,tapi lebih mengoptimalkan setiap jalan yang harus kita lalui untuk menggapai kesuksesan kita di dunia dan akhirat,karena jika kita hanya menggunakan masa muda kita hanya untuk bersenag-senang,kesenangan itulah yang pasti akan menjadi penghambat kita untuk terfokus pada jalan-jalan yang seharusnya kita lalui untuk mencapai kesuksesan,khususnya jalan yang hanya bisa dilalui saat usia kita masih muda,seperti : belajar,berperan dalam kemajuan agama,merancang karir kita dimasa depan,dll yang kesemuanya mungkin hanya bisa dioptimalkan saat usia kita masih muda karena kita masih mempunyai semangat dan tenaga yang besar.

  3.Variable Pribadi
          Selain dari 2 variable diatas,ada beberapa variable lagi yang bisa saja menjadi penghalang bagi kita untuk menggapai kesuksesan kita.Variable tersebut hanya bisa diketahui oleh diri kita sendiri.Karena penulis melihat bahwa jalan-jalan yang ingin dilalui pemuda dalam menggapai kesuksesannya sangat komplek dan beragam,sehingga ada beberapa variable penghalang yang hanya bisa diketahui oleh pemuda itu sendiri.
          Tapi pada intinya variable yang bisa menjadi penghalang bagi kita untuk menggapai kesuksesan adalah variable-variable yang seharusnya kita tidak lakukan dimasa muda ini atau tidak mendukung sama sekali bagi jalan yang akan kita ingin lalui untuk menggapai kesuksesan kita.Biasanya variable menjadi penghalang adalah variable yang muncul dari hawa nafsu kita.Sehingga besar keinginan kita untuk melakukannya.Tapi jika kita lebih mengedepankan akal dibandingkan dengan perasaan kita,pasti kita akan dapat memikirkan lebih jauh lagi apakah variable ini akan mendukung kesuksesan kita atau malah menjadi penghalang kita untuk mencapai kesuksesan.