Saturday, February 28, 2015

Kalau Kesuksesan di Dunia Itu Semu,Lalu Apa yang Kekal?

               Hasil gambar untuk sukses adalah pilihan               Hasil gambar untuk sukses adalah pilihan
           Setiap orang pastinya ingin mendapatkan kesuksesan,dan pastinya kesuksesan itu memberikan kebahagian yang tinggi kepada orang tersebut.Karena kebanyakan kesuksesan yang orang kejar adalah kesuksesan yang menghasilkan materi yang berlimpah untuknya hingga memberikan kebahagian kepadanya.Tapi setelah kita hayati lebih dalam lagi,ternyata kesuksesan yang kita kejar dengan penuh kerja keras dan pengorbanan itu mempunyai sifat semu atau bisa dibilang tidak permanen/tahan lama.Karena bagimanapun juga seseorang nantinya akan meninggalkan kesuksesannya itu karena paksaan keadaan seperti kematian,sakit,atau sudah jenuh dengan pekerjaan yang ia lakukan setiap harinya,walaupun pekerjaan itu sejak dulu ia kejar dan memberikan materi yang cukup banyak kepada dirinya dan keluarganya.
          Dari latar belakang diatas kita dapat memahami bahwa kesuksesan yang kita kejar selama ini bukanlah sesuatu yang bersifat permanen/tahan lama dan memberikan kebahagian yang tinggi kepada kita.Lalu pertanyaannya adalah 'Adakah suatu pencapaian kesuksesan oleh manusia yang memberikan kebahagian yang tinggi bagi manusia itu dan sangat layak kita kejar dengan kerja keras dan bahkan dengan pengorbanan?'.Mari kita temukan jawabannya.....
          Kalau kita bicara tentang kesuksesan,tentu kita tidak akan lepas dari yang namanya Cita-Cita.Ya,karena seseorang bisa dianggap sukses setelah ia berhasil menggapai cita-citanya dan tentunya mendapatkan kebahagian yang selama ini dia cari.Oleh karena itu Cita-Cita yang baik adalah cita-cita yang mampu memberikan kebahagian yang tinggi kepada orang tersebut,hingga pada proses pencapaian cita-cita tersebut dia rela bekerja keras dan merelakan segala sesuatu yang menghambat proses pencapain cita-cita itu.
          Dan kebanyakan orang salah dalam meilih cita-cita,hingga akhirnya ia tidak mendapatkan kebahagian yang sempurna dari cita cita itu dan malah mendapatkan suatu kejenuhan yang membuaat hidupnya menjadi tidak bermakna.Sebenarnya jika kita telaah lebih dalam lagi,cita-cita yang sempurna itu letaknya bukan di dunia,melainkan di akhirat yaitu di SURGA.Ya di surga,karena hanya di surgalah kita bisa mendapatkan kebahagian yang sempurna dan kita tidak akan mengalami kejenuhan didalamnya.Dan hanya Surgalah cita cita yang pantas kita perjuangkan hingga kita berpayah-payahan dalam menggapainya.Karena bagaimanapun juga,semua kebahagian yang berada di dunia itu bersifat semu dan tidak layak kita cita-citakan.
          Dari penjelasan diatas,kita dapat menjawab pertanyaan tadi.Jawabannya adalah : 'Tentu ada kesuksesan yang memberikan kebahagian yang tinggi bagi manusia dan sangat layak untuk dikejar dengan kerja keras dan bahkan dengan pengorbanan,yaitu SURGA.Dan manusia bisa dibilang sukses setelah ia telah berhasil menjadi salah satu penghuni surga dan tidak perlu lagi berpayah-payahan lagi seperti ia hidup di dunia.Oleh karena itu mulailah dari sekarang kita Cita-Citakan SURGA,dan menjadikan semua pekerjaan/karir yang kita impi-impikan di dunia hany sebagai sasaran hidup kita sekaligus alat atau tempat kita untuk memudahkan kita mencapai kesuksesan yang sesungguhnya,yaitu Surga.Sehingga kedepannya kita akan lebih mengarahkan setiap pekerjaan yang kita lakukan hanya untuk mencari Ridha Allah dan tidak semata-mata ingin mendapatkan materi yang sebanyak-banyaknya.

   Hasil gambar untuk sukses dunia akhirat      

Saturday, February 21, 2015

Jangan Jadikan kata 'Gagal' berSinonim dengan kata 'Menyerah'

          Assalamualaikum Wr.Wb
          Salam Semangat untuk kita semua
   Usaha dan doa adalah sebuah kata yang tidak dapat dipisahkan.Dalam mengejar suatu tujuan hidup,pasti kita tidak akan lepas dari yang namanya usaha dan doa.Usaha adalah bagian dari proses kita untuk menggapai tujuan hidup kita yang kita anggap ideal.Sedangkan doa adalah bagian dari kerendahan hati kita bahwa segala usaha yang kita lakukan tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya campur tangan dari Tuhan.
   Tapi ada kalanya,walaupun kita telah melakukan usaha dan doa secara maksimal,kita masih mendapatkan suatu kegagalan.Dari kegagalan itu kita juga sering khilaf dengan berpikir bahwa Tuhan tidak adil kepada kita,karena banyak orang lain yang dengan mudah mendapatkan keberhasilan walaupun tidak berusaha dan berdoa sekeras yang kita lakukan.Tapi percayalah bahwa Tuhan itu Maha Adil dan senantiasa memberikan apa yang terbaik untuk hambanya.Sehingga jangan menganggap bahwa jika kita gagal di suatu hal unuk menggapai keberhasilan kita,Tuhan tidak adil kepada kita,tapi sebenarnya Tuhan ingin menunjukan bahwa ada jalan lain yang kita harus lalui untuk menggapai kesuksesan yang lebih besar dari saat ini.Maka dari itu,jangan sekali-kali kita Menyerah saat kita mendapatkan suatu Kegagalan,karena kegagalan tidak bersinonim dengan menyerah tapi kegagalan adalah awal keberhasilan kita yang lebih besar lagi saat kita bisa melalui kegagalan itu dengan perilaku yang baik dan tetap berintropeksi diri dari apa yang kurang dari dalam diri kita serta tetaplah berprasangka baik kepada Tuhan.

SELAMAT BEKERJA KERAS DEMI SEBUAH CITA CITA YANG BESAR DAN BERMANFAAT BAGI KELUARGA,MASYARAKAT,AGAMA DAN NEGARA

Thursday, February 5, 2015

7 Pergeseran Budaya Pemuda Indonesia

       Jika kita tanya orang tua atau saudara kita yang pernah muda di zaman 1970-1990an dulu,pasti mereka banyak yang mengatakan bahwa anak-anak muda saat ini sudah sangat jauh dari kata baik.Karena jelas mereka pasti membandingkan keadaan pemuda saat ini dengan keadaan saat mereka muda dulu.
       Jika kita pikirkan secara rasional,kita bisa menemukan apa penyebab yang menimbulkan sehingga pemuda saat ini banyak yang mengalami kerusakan,baik secara moral maupun secara pendidikan mereka yang jauh dari kata baik.Dan setelah saya telaah dan melihat keadaan di linkungan sekitar,saya dapat melihat bahwa salah satu kerusakan yang saat ini terjadi pada Pemuda Indonesia adalah Pergeseran Budaya yang sangat jelas arah pergeseran budaya ini adalah ke arah yang tidak baik.Lalu budaya apa sajakah yang mulai tergeser itu dan tergantikan oleh budaya yang tidak baik?.Dan ini adalah jawabannya :

 1.Hilangnya Budaya Sopan Santun dan Tergantikan dengan Budaya 'Seenaknya Saja'
      Budaya sopan santun yang seharusnya menjadi salah satu Budaya Indonesia yang paling baik,kini sudah mulai dilupakan oleh para kaula muda.Salah satu contoh yang paling jelas terlihat adalah dari cara kebanyakan berbicara mereka yang mulai kurang dijaga saat berbicara dengan orang yang lebih dewasa dari mereka.Orang tua saat ini pasti sangat aneh jika melihat keadaan seperti ini,karena mereka tahu bahwa saat mereka muda dulu mereka tidak pernah berbicara seenaknya saja kepada orang yang lebih tua atau bahkan sampai nada berbicara kita lebih tinggi dari lawan bicara kita.

 2.Hilangnya Budaya Malu saat Berbuat Dosa
       Secara logika,setiap manusia yang berbuat dosa/maksiat pasti merasa malu atas perbuatan dosa yang mereka lakukan.Tapi itu sulit kita lihat pada darah muda Indonesia saat ini,karena bukannya malu yang mereka rasakan saat melakukan perbuatan dosa,tapi rasa banggalah yang mereka rasakan saat ini setelah mereka melakukan perbuatan dosa yang seharusnya menjadi aib mereka.Contoh yang paling terlihat saat ini adalah jika ada anak muda yang menonton video porno,pasti tidak enak bagi mereka jika mereka tidak menceritakan perbuatan dosa mereka itu kepada teman mereka.Bahkan saat ini meminta video porno kepada teman secara terang-terangan dan orang lain mengetahui pun seperti suatu perbuatan yang sangat lumrah dan sudah dianggap lagi sebagai perbuatan yang hina.

 3.Hilangnya Budaya Gotong Royong yang Tergantikan dengan Budaya Individualisme
       Perkembangan teknologi yang sangat pesat memang tidak bisa disalahkan atas pergeseran budaya pemuda indonesia,tapi jika perkembangan teknologi itu justru malah disalahgunakan oleh para kaum muda dan malah menimbulkan sesuatu yang negatif itu justru kesalahan kaum pemuda itu sendiri yang tidak punya pegangan hidup yang jelas sehingga mudah terbawa dampak negatif dari teknologi itu sendiri.Dan salah satu dampak negatif dari perkembangan teknologi adalah munculnya budaya Individualisme yang jelas -jelas bukanlah budaya Indonesia,karena budaya Indonesia yang seharusnya adalah budaya gotong-royong yang sejak dulu memang sudah melekat di darah daging kita.Individualisme iu sendiri ditimbulkan oleh lebih tertariknya kita untuk berkomunikasi dengan gadget atau laptop kita ketimbang denga berkomunikasi secara langsung dan terjun di masyarakat.Hal inilah yang lama kelamaan menjadi budaya yang mengakar di hati para pemuda,sehingga sangat sulit kita dapati para pemda dapat bekerja sama dan bergaul di lingkungan masyarakat dengan baik,karena kebanyakan dari mereka sudah menjadi tidak terbiasa bekerja sama dengan orang banyak untuk melakukan sesuatu hal kebaikan.

 4.Hilangnya Budaya Beribadah
       Entah kenapa akhir-akhir ini kita sangat sulit menemukan pemuda yang mensejahterakan masjidnya dengan shalat berjamaah disana.Justru pemandangan yang kita lihat adalah kebanyakan pengisi masjid saat shalat berjamaah adalah orang-orang tua yang sudah tidak produktif lagi.Ini disebabkan oleh pergeseran budaya pemuda yang diakibatkan dari pergaulan mereka sendiri.Kebanyakan pergaulan pemuda saat ini kurang mementingkan ibadah,sehingga saat kita berkumpul di suatu lingkungan dan kita tidak beribadah saat adzan berkumandang,itupun menjadi sesuatu hal yang sudah biasa dan tidak di anggap sebagai sesuatu yang burk lagi.

 5.Hilangnya Budaya Tidur di Malam Hari
       Secara logika kita memang lebih mudah beraktivitas dan bergaul dengan teman-teman kita pada waktu siang hari,tapi entanh kenapa pemuda saat ini lebih senang untuk melakukan segala aktivitasnya terutama saat berkumpul dengan teman-temannya pada waktu malam hari.Mungkin salah satu penyebab kebanyakan dari pemuda Indonesia bergaul dengan teman-temannya pada waktu malam hari adalah karena masuknya budaya barat yang mengajarkan bahwa malam hari adalah waktu yang sepi dan nyaman untuk kita berkumpul atau bahkan sampai berpesta hingga larut malam bahkan hingga pagi.Justru jika mereka melakukan perkumpulan pada waktu malam hari,pasti lebih dekat kepada sesuatu perbuatan yang dilarang agama,seperti : berzina,mengkonsumsi narkoba,ataupun kegiatan lainnya yang sepantasnya pemuda Indonesia tidak melakukan hal itu.

6.Hilangnya Budaya Patuh Kepada Orang Tua dan Guru Di Sekolah
       Mungkin untuk yang satu ini tidak perlu ada penjelasannya lagi,karena ini adalah salah satu perbuatan hina yang sering kita lihat di kalangan pemuda atau bahkan kita sendiripun pernah melakukannya.

 7.Hilangnya Budaya Hemat yang Digantikan Budaya Boros dan Konsumtif
      Sejak zaman kita SD (Sekolah Dasar) kita pasti telah di ajarkan bahwa hemat itu pangkal kaya.Tapi kebanyakan dari pemuda saat ini sepertinya tidak menggunakan pepatah ini dan lebih sering menghambur-hamburkan uang mereka secara boros.Hal ini dapat ditimbulkan karena banyaknya pasar/tempat untuk mereka menghamburkan uang mereka,Karena jika kita tidak punya prinsip untuk tetap berhemat,maka kita akan sulit untukmenjadi orang yang tidak boros,karena kemanapun kita pergi pasti ada saja tempat yang menggoda hati kita untuk menghamburkan uang disana.Selain itu juga budaya konsumtif dan boros ini telah mengakar di lingkungan masyarakat,sehingga banyak pemuda yang mengikuti budaya ini dengan selalu ingin membeli barang yang baru dan padhal barang itu mereka sdah mempunyainya,hanya saja karena kebutuhan konsumtif itu mereka lebih senag untuk mengganti dengan barang yang baru walaupu barang lama yang mereka miliki belum rusak atau masih layak utnuk dipakai.